JAKARTA - Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mengeluarkan peringatan keras terhadap aktor-aktor regional yang bekerja sama dengan Israel melawan Iran.
Araghchi menegaskan mereka yang terlibat dalam perang melawan Iran akan dimintai pertanggungjawaban.
"Netanyahu kini telah secara terbuka mengungkapkan apa yang telah lama disampaikan oleh dinas keamanan Iran kepada kepemimpinan kami," tulis Araghchi di X-nya, Kamis 14 Mei.
Peringatan Menlu Iran ini disampaikan tak lama dari Kantor Perdana Menteri (PM) Israel lewat akun media sosialnya memberikan pernyataan bahwa PM Benjamin Netanyahu diam-diam menyambangi Uni Emirat Arab (UEA) bertemu Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ) saat perang Iran.
"Permusuhan dengan Rakyat Besar Iran adalah pertaruhan yang bodoh. Kolusi dengan Israel dalam hal itu: tidak dapat dimaafkan," tambahnya.
Araghchi lantas menegaskan kedekatan negara Teluk dengan Israel yang berimplikasi tinggi terhadap kedaulatan Iran merupakan benih perpecahan regional dan akan ditindak tegas.
"Mereka yang bersekongkol dengan Israel untuk menabur perpecahan akan dimintai pertanggungjawaban," tandasnya.