SEMARANG - Pertemuan Tahunan ke-10 Keluarga Besar IKHROM di Semarang, Minggu, 22 Maret, tak hanya menjadi ajang silaturahmi lintas daerah, tetapi juga menyita perhatian lewat hadiah satu paket umroh bagi anggota keluarga yang mampu menjawab pertanyaan soal silsilah Bani Muchtarom.
Sekitar 120 anggota keluarga hadir di Mutiara Ballroom Lt. 3 Metro Hotel Semarang. Mereka datang dari Jakarta, Bekasi, Bogor, Salatiga, Cilacap, Semarang, Kudus, Demak, Surabaya, Banyuwangi, Kalimantan, hingga Kepulauan Riau. Pertemuan ini digelar dengan tema “Dalam Kerukunan Kita Kuat, Dalam Kekompakan Kita Bermartabat.”
Tahun ini, keluarga Hj. Zuhriyah, putri kedua almarhum KH Muchtarom, menjadi tuan rumah. Acara dibuka dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Gadiza dan Zainul, lalu dilanjutkan lantunan Asmaul Husna oleh Faria.
Perwakilan tuan rumah, Hj. Ana Khairunnisa’, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran keluarga besar yang tetap menjaga kekompakan hingga satu dekade pertemuan tahunan berjalan.
BACA JUGA:
Ketua IKHROM, Sholichul Hadi, melaporkan dua program rutin keluarga yang masih berjalan. Program One Week One Juz telah mencapai khataman ke-483. Sementara Istighosah Selapanan Ahad Pon di Majelis Taklim Ikhrom Hasana Center disebut rutin diikuti sekitar 500 jamaah.
Momen paling menyedot perhatian terjadi saat Pembina IKHROM Pusat, H. Nurussholichin, yang juga Kepala Kantor ATR/BPN Kepulauan Riau, memberi pertanyaan seputar silsilah keluarga hingga level cucu. Hadiahnya satu paket ibadah umroh.
Tantangan itu dijawab lengkap oleh Dewi Khariroh dari keluarga Hj. Sholhah. Ia pun dinyatakan berhak menerima hadiah umroh dan dijadwalkan berangkat pada Agustus 2026 usai Lebaran Haji melalui Nisa’ Tour.
Secara terpisah, Nurussholichin juga mengapresiasi pengurus IKHROM. Ia berharap kegiatan sosial seperti pembagian kurban, sembako Ramadan, dan santunan yatim terus diperluas manfaatnya.
Dalam tausiyah penutup, KH Abdulloh Syifak Muchtarom mengingatkan pentingnya kerukunan keluarga serta bakti kepada orang tua. Acara lalu ditutup dengan saling berjabat tangan dan bermaafan dalam suasana Idulfitri 1447 Hijriah.