Bagikan:

JAKARTA - Ukraina besar kemungkinan akan menyetujui melepaskan dan menarik pasukannya dari wilayah Donbass sebagai bagian dari upaya perdamaian perang dengan Rusia.

Hal itu dikatakan dua sumber yang merupakan penasihat Presiden Ukraina Vladimir Zelensky kepada majalah The Atlantic dikutip dari Tass, Jumat 13 Februari.

Dua penasihat Zelensky mengatakan "mungkin siap menerima konsesi terberat dari semuanya: melepaskan kendali atas wilayah" di Donbass untuk melegitimasi kompromi terkait perdamaian dengan Rusia.

Menurut sumber itu, Pemerintah Kiev sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk mengadakan referendum pada musim semi ini.

Masih berdasarkan laporan The Atlantic, sejumlah anggota lingkaran Zelensky khawatir akan peluang perdamaian yang semakin menipis.

Meski demikian, Zelensky sempat mengatakan kepada The Atlantic bahwa ia lebih memilih untuk menolak seluruh poin proposal perdamaian daripada menerima kenyataan yang buruk.

Dalam hal ini, disebutnya Zelensky siap untuk perdamaian dengan syarat gencatan senjata dan jaminan keamanan.

Lebih jauh, Zelensky mengatakan perlu segera menyelesaikan kesepakatan tentang jaminan keamanan Amerika Serikat dan Ukraina. Ia menegaskan, hingga saat ini pertanyaan mendasar terkait dokumen tersebut masih belum terjawab maka terkait kesepakatan perdamaian masih perlu dipikirkan terlebih dahulu kecuali dokumen tersebut "100 persen siap" untuk ditandatangani oleh Ukraina.