JAKARTA – Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mardiono menegaskan tidak berambisi kembali menduduki kursi ketua umum. Namun, ia menyatakan siap jika mayoritas kader menghendaki dirinya memimpin partai berlambang Ka'bah itu lagi.
“Memimpin adalah amanah, saya tidak berambisi. Tapi kalau seorang pemimpin dikehendaki oleh orang yang mau dipimpin, tentu itu panggilan bagi seorang kader. Kalau nanti seluruh Indonesia mayoritas masih memiliki keinginan, insyaallah saya memenuhi panggilan tersebut,” kata Mardiono dalam keterangannya, Minggu 25 Agustus.
Pernyataan itu disampaikan saat Mardiono menghadiri Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) ke-3 DPW PPP DKI Jakarta di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Kehadirannya sempat mengejutkan para kader, termasuk Ketua DPW PPP Jakarta Saiful Rahmat Dasuki.
“Kalau kami Jakarta hari ini memandang, kami lah yang membutuhkan Pak Mardiono untuk kembali memimpin. Ini surprise sekali, terima kasih Pak Ketum. Kami sangat bangga sekali hari ini,” ujar Saiful.
Mukerwil kali ini menghasilkan sejumlah keputusan penting. DPW PPP Jakarta secara resmi mendukung Mardiono untuk kembali menjadi Ketua Umum PPP periode 2025–2030 dalam Muktamar X mendatang.
Mereka juga meminta agar Muktamar digelar secara kondusif dan penuh semangat silaturahmi sebagai partai Islam menuju kebangkitan PPP di Pemilu 2029.
BACA JUGA:
Selain itu, Mukerwil menyatakan dukungan terhadap program kerja Presiden RI Prabowo Subianto, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, Cek Kesehatan Gratis, dan program swasembada pangan.
DPW PPP Jakarta juga berkomitmen mendukung program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung–Rano Karno, demi kesejahteraan warga ibu kota.