JAKARTA - Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas mengatakan pada Hari Selasa, negara-negara blok tersebut hampir mencapai kesepakatan mengenai paket sanksi baru terhadap Rusia.
"Kami berharap dapat mencapai kesepakatan politik mengenai paket sanksi ke-18. Kami sudah sangat, sangat dekat. Saya harap kesepakatan itu tercapai hari ini," kata Kallas sebelum pertemuan dengan para menteri luar negeri dari 27 negara Uni Eropa di Brussels, Belgia, melansir Reuters 15 Juli.
Sumber-sumber mengatakan kepada Reuters pada Hari Senin, semua elemen paket tersebut telah disepakati, meskipun satu negara anggota masih memiliki keraguan mengenai usulan batas harga yang lebih rendah untuk minyak Rusia.
"Masih ada," kata Kallas ketika ditanya tentang batas sanksi yang dikenakan.
"Kami telah mengajukan proposal, tetapi pertanyaannya adalah apakah kami dapat mengatasi veto salah satu negara anggota atau tidak. Namun kami sedang berusaha untuk mengupayakannya," tandasnya.
Komisi Eropa bulan lalu mengusulkan paket sanksi ke-18 terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina, yang ditujukan terhadap pendapatan energi Moskow, perbankan dan industri militernya.
Paket baru ini mengusulkan pelarangan transaksi dengan jaringan pipa gas Nord Stream Rusia, serta bank-bank yang terlibat dalam penghindaran sanksi.
BACA JUGA:
Paket ini juga mengusulkan batas harga mengambang untuk minyak Rusia sebesar 15 persen di bawah harga pasar rata-rata minyak mentah dalam tiga bulan sebelumnya, ungkap para diplomat Uni Eropa.