Tempati 2.000 Meter Lahan Pemprov DKI, Pergudangan Muara Angke Jakut Akan Digusur Satpol PP
Proyek pembangunan gudang peralatan kapal di kawasan Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Penjaringan (Foto: ANTARA)

Bagikan:

JAKARTA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Utara rencananya akan membongkar bangunan pergudangan di kawasan Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara. 

Kepala Satpol PP Jakarta Utara Yusuf Madjid saat dihubungi awak media menyebutkan, pembongkaran kawasan akan mengikuti standar prosedur operasional (SOP) dan mekanisme yang ada.

"Intinya kami siap melaksanakan perintah peraturan daerah (perda) dan tentunya dengan telah menjalankan SOP sebagaimana yang ada," ujar Yusuf Madjid kepada Antara, Selasa, 4 Mei. 

Satpol PP Jakarta Utara sudah menerima rekomendasi teknis (rekomtek) bongkar bangunan bermasalah dari Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta Utara sejak Selasa, 27 April lalu. 

"Iya kami sudah terima rekomtek oleh Citata sejak tanggal 27 April," ujar dia. Selanjutnya Satpol PP Jakarta Utara akan melakukan survei lokasi dan memanggil pemilik bangunan untuk konfirmasi.

Menurut Yuma, konfirmasi perlu dilakukan untuk mengetahui dasar pemilik mendirikan bangunan di atas lahan Pemprov DKI tersebut. Terlebih, lahan yang digunakannya cukup luas hingga mencapai 2.000 meter.

Satpol PP juga akak melakukan rapat dengan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan Kelautan Perikanan (KPKP) serta Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

"PTSP selaku pemberi izin nantinya untuk memastikan ada atau enggak yang bermohon (mengurus izin mendirikan bangunan/ IMB)," kata Yuma.

Yuma menambahkan, langkah-langkah tersebut merupakan standar prosedur operasional yang harus dilakukan sebelum menjalankan tahapan berikutnya yaitu eksekusi. "Mekanisme itu harus kami jalankan," ujar Yuma.