Bagikan:

YOGYAKARTA – Profil Yustinus Prastowo menarik untuk dibincangkan terlebih setelah ia bergabung dengan tim transisi Gubernur dan Wakil Gubenur Jakarta terpilih, Pramono Anung-Rano Karno. Sebelum memutuskan bergabung, Yustinus Prastowo lebih dikenal sebagai Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Profil Yustinus Prastowo

Yustinus Prastowo lahir pada tanggal 4 April 1970. Ia berasal dari Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pendidikan yang ditempuh Yustinus hingga sekolah tingkat menengah atas juga diambil di kabupaten yang sama.

Pendidikan Sarjana (S1) Yustinus didapat dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Sedangkan pendidikan Magister (S2) ia tempuh di Pasca Sarjana Universitas Indonesia mengambil fokus Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik. Pendidikan Doktoral (S3) Yustinus didapatkan di STF Driyarkara dengan gelar Magister Ilmu Filsafat. Berdasarkan penelusuran, Yustinus mengajukan desertasi tersebut pada tahun 2011.

Dalam website resminya. Yustinus Prastowo memulai karir di bidang keuangan sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Ditjen Pajak Kementerian Keuangan mulai tahun 1997 hingga 2010. Ia juga sempat menjadi pegawai di beberapa kantor konsultan.

Di tahun 2014, Prastowo kemudia mendirikan Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) dan menduduki jabatan sebagai Direktur Eksekutif. Perlu diketahui, CITA adalah lembaga kajian perpajakan independen yang diabdikan untuk mengarusutamakan isu berhubungan dengan kebijakan perpajakan.

Rekam jejak Yustinus Prastowo sendiri cukup banyak. Ia bahkan menjadi narasumber Tetap Bidang Fiskal di Dewan Ketahanan Nasional, BIN, Komisi XI DPR RI, DPD RI, KEIN, Bappenas, Dewan Pertimbangan Presiden, KPK, Bank Indonesia.

Selain itu ia juga jadi ahli perpajakan di Mahkamah Konstitusi (MK), Mahkamah Agung (MA), dan Ombudsman RI. Ia juga menjadi adviser di Tim Reformasi Perpajakan Kemenkeu dan Anggota Tim Penguatan Reformasi Bea dan Cukai Kemenkeu.

Dengan rekam jejaknya tersebut, Yustinus memang bukan orang baru di Kementerian Keuangan. Ia lalu diangkat menjadi Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani pada tahun 2020.

Jabatan tersebut akhirnya dilepas setelah Yustinus Prastowo memutuskan bergabung dengan Tim Bidang Teknis Keuangan Pramono Anung-Rano Karno. Dengan demikian jabatan Stafsus Yustinus dipegang selama kurang lebih 4,5 tahun.

Terkait bergabungnya Yustunus ke tim keuangannya, Pramono Anung telah memberikan konfirmasi kepada wartawan.

“Bidang keuangan mungkin sebagian sudah kenal karena memang kami ingin mendapatkan pandangan yang kritis dari mantan staf khususnya Menteri Keungan yaitu saudara Yustinus Prastowo,” jelas Pramono Anung di Hotel Pullman Jakarta Barat, Kamis, 9 Januari 2025.

Yustinus juga sempat memberikan sinyal keluarnya ia dari pemerintah melalui akun media sosial Instagramnya.

"Saya memilih berkarya di luar pemerintahan dan akan melanjutkan kegiatan yang sudah saya rancang jauh-jauh hari," jelasnya.

Itulah informasi terkait profil Yustinus Prastowo. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+