Bagikan:

TAPANULI - Sebuah video bocah perempuan (8) disiksa hingga dimasukkan ke dalam karung di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara (Sumut) viral di media sosial. Polisi kini sudah menangkap pelaku penganiayaan yang merupakan tante kandungnya sendiri.

Kasat Reskrim Polres Tapanuli Tengah AKP Arlin P Harahap, menjelaskan ibu kandung korban bernama Bintang Situmorang (40) melaporkan kepada polisi bahwa anaknya berinisial PHN menjadi korban kekerasan oleh pelaku MS (37) yang merupakan tante kandung korban.

"Saat ini, pelaku telah ditangkap dan ditahan Polres Tapanuli Tengah pada Selasa 19 Maret untuk diproses sesuai UU tentang Perlindungan Anak," kata Arlin.

Dia mengatakan kasus kekerasan terhadap anak itu terjadi di komplek Perumahan PT Nauli Sawit, Keluraham Bajamas, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Peristiwa ini terungkap setelah tetangga pelaku memviralkan di media sosial sehingga ibu korban warga Kelurahan Aek Muara Pinang, Sibolga melihat video tersebut.

Ibu korban sehari-hari yang bekerja sebagai asisten rumah tangga melaporkan kasus tersebut ke Polres Tapanuli Tengah. "Korban diberikan ibunya kepada pelaku (tante kandung) atas permintaan pelaku kepada ibu korban, sehingga anak pelaku memiliki teman bermain," terang AKP Arlin.

Kasat Reskrim menjelaskan korban diminta tinggal dan dirawat oleh tantenya sejak Januari 2022. Adapun korban merupakan anak yatim sejak awal 2024.

Sementara dalam video yang viral, korban tampak menangis sambil menenteng dua jeriken air. Bocah itu berjalan tanpa mengenakan alas kaki menuju halaman rumah.

Pada video kedua, korban menangis histeris saat dimasukkan ke dalam karung goni. Ia pun dibawa ke belakang rumah. Saat bocah itu dimasukkan ke dalam karung, orang lain yang berada di rumah itu terlihat tak berbuat apa-apa.