Bagikan:

JAKARTA - Debat calon wakil presiden (cawapres) perdana bakal digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat 22 Desember. Juru Bicara (Jubir) Gibran Rakabuming Raka, Emil Elestianto Dardak memastikan cawapres nomor urut 2 tersebut siap tampil dalam debat.

Emil mengatakan Gibran memiliki mental baja siap beradu gagasan dalam panggung debat perdana cawapres. Dia mengaku aspirasi masyarakat yang diserap Gibran akan menjadi senjata utama pada sesi debat nanti.

"Beliau punya mental yang luar biasa kuat. Mental baja ini ditempa dari berbagai ikhtiar yang dilakukan selama beliau berkiprah di berbagai bidang. Beliau punya daya analitis yang baik dalam menelaah hal-hal, terutama yang berkaitan dengan ekonomi. Jadi pengetahuan mengenai teknologi terkini dan bagaimana pengaruhnya terhadap ekonomi itu semuanya sudah dipahami dengan baik," kata Emil dalam keterangan tertulis, Selasa 19 Desember

Emil yang masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut mengatakan, dengan pemikiran dan refrensi yang dimiliki Gibran, timnya yakin tak akan ada aral melintang menghadapi debat cawapres perdana.

“Jadi ya tanpa harus kita suplai, pemikiran dan referensi Mas Gibran sudah banyak sekali. Beliau mampu memberikan optimisme kepada timnya juga, bahwa Mas Gibran Insya Allah siap menghadapi debat yang akan datang," ujarnya.

Adapun debat cawapres perdana yang digelar KPU di JCC Senayan Jakarta mendatang bakal mengusung tema ekonomi; ekonomi kerakyatan serta ekonomi digital, keuangan, investasi pajak, perdagangan, pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)-Anggaran Pengelolaan Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dan perkotaan.

Emil mengaku Gibran kerap melakukan tukar pikiran dengan para akademisi dalam menyusun program. Dia bilang Gibran juga senantiasa menyelaraskan ide besar seputar Indonesia dengan pasangannya calon presiden (capres) Prabowo Subianto. Atas dasar itulah Emil optimistis Gibran tidak akan kalah debat dari cawapres lainnya, kendati usianya masih 36 tahun.

“Indonesia ini butuh program yang menjawab permasalahan masyarakat. Saya selalu melihat paslon Prabowo-Gibran saling menyelaraskan dalam membangun kesepahaman yang merupakan format-format keberlanjutan dari pemerintahan saat ini. Antisipasi serta tantangan dan peluang yang akan datang juga akan disampaikan oleh Mas Gibran saat debat nanti,” tandasnya.