Bagikan:

SULTRA - Sebanyak tiga batalyon Pelopor dan Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) dikerahkan untuk pengamanan Pemilu 2024 di 17 wilayah Kabupaten dan Kota se-Sultra.

Komandan Satuan Brimob Polda Sultra Kombes Pol Sugianto Marweki menjelaskan, selain personel, peralatan utama dalam operasi pengamanan pemilu juga disiapkan dalam menghalau terjadinya gangguan massa demi menciptakan situasi yang kondusif di masyarakat.

"Tugas Brimob adalah menanggulangi gangguan keamanan yang berintensitas tinggi antara lain kejahatan yang terorganisir bersenjata api, kemudian kerusuhan massa, tindakan anarkis hingga tugas-tugas kepolisian lainnya," ungkapnya di Kendari, Sultra, Senin 13 November, disitat Antara.

Kombes Pol Sugianto Marweki yang juga selaku Kepala Satuan Tugas Operasi Daerah juga menegaskan pihaknya telah menyiapkan satuan taktis untuk bantuan kendali operasi (BKO) ke semua polres dalam menjaga keamanan.

"Satuan-satuan taktis itu seperti satuan taktis PHH, kemudian satuan detasemen anti anarkis, taktis SAR, kemudian taktis gegana itu kami sudah siapkan," tegas Dansat Brimob Kombes Pol Marweki.

Satuan Brimob Polda Sultra dalam operasi pengamanan Pemilu 2024 terdapat Batalyon A terdiri 3 kompi yang berkedudukan di Kendari ibukota provinsi, Batalyon B di Batauga Kabupaten Buton Selatan sebanyak 2 kompi dan Batalyon C sebanyak 2 kompi bermarkas di kabupaten Kolaka Utara.

Sedangkan Detasemen Gegana juga bermarkas di Kendari terdiri dari Subden penjinak bom, Subden perlawanan teror dalam penindakan kejahatan terorisme yang menggunakan senjata api dan bom.