Bocoran Tarif Taksi Terbang di IKN dan Spesifikasinya
Ilustrasi taksi terbang Ehang (IST)

Bagikan:

YOGYAKARTA – Bocoran tarif taksi terbang di IKN jadi salah satu hal yang menarik untuk diketahui. Taksi mobil terbang disebut akan menjadi salah satu moda transportasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan kabarnya alat angkut tersebut sudah dicoba oleh Presiden Jokowi bersama MPR Bambang Soesatyo.

Presiden Jokowi mencoba EHang 216 saat menghadiri acara Hub SPACE X KAI Expo 2023. Dalam kesempatan itu Presiden melihat langsung kendaraan terbang itu sekaligus mencoba duduk dalam kabin pesawat tanpa awak.

Bocoran Tarif Taksi Terbang di IKN

Seperti diketahui, Taksi Terbang EHang 216 rencananya akan jadi moda transportasi futuristik di IKN. Hal ini juga diungkap oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet. Ia juga menyampaikan dukungannya terhadap keberadaan traksi futuristik tersebut.

"Saat dalam perjalanan menuju Bandung bersama Presiden Jokowi dengan Kereta Cepat Whoosh EHang, saya menyampaikan dukungan atas rencana IKN membangun ekosistem transportasi modern serta elektrik dan bebas polusi sebagai moda transportasi masa depan. Hal ini selaras dengan keinginan presiden tentang transportasi yang futuristik untuk IKN," ujar Bamsoet, dikutip dari Antara, Rabu.

Terkait tarif taksi terbang di IKN Nusantara, Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN Mohammed Ali Berawi sempat memberikan gambaran. Ia mengatakan bahwa tarif taksi terbang mirip dengan tarif taksi premium di Jakarta.

"Saya kalau dari rumah di Jakarta Selatan ke Soetta, saya dari Soetta naiknya Alphardnya Silver Bird itu kena Rp600.000. Tapi kalau saya naik (taksi terbang), estimasi hitungan dalam jarak up to 100 km, mungkin dari Soetta sampai Tangerang atau Bekasi kali ya lebih jauh lagi kan itu kena sekitar USD 50, berapa rupiah? Rp750.000 (kurs rupiah) Rp15.000," katanya saat berada di Kompleks Parlemen Senayan, dikutip Rabu, 4 Oktober.

Spesifikasi Tarif Taksi Terbang IKN

Taksi terbang IKN rencananya akan menggunakan EHang 216. Kendaraan tersebut diproduksi oleh perusahaan berbasis di Tiongkok bernama Ehang. Perusahaan yang berdiri pada Desember 2014 itu merupakan perusahaan yang memproduksi teknologi kendaraan udara otonom.

EHang 216 sendiri jadi pesawat model produksi multikopter eVTOL yang dibuat untuk mendukung mobilitas udara. Pesawat itu mampu menempuh kecepatan 100 km/jam (62 mph) dengan kecepatan maksimal 130 km/jam (81 mph) dengan jangkauan ketinggian udara mencapai 3.000 meter (9.843 kaki).

Jangkauan pesawat EHang 216 bisa mencapai 35 Km (22 mil). Pesawat produksi Tiongkok itu ditenagai oleh baterai dengan 16 motor listrik. Ehang butuh waktu 120 menit untuk melakukan pengisian ulang daya.

Berbentuk seperti helikopter, EHang punya 16 baling-baling yang punya kapasitas maksimum pesawat adalah 220 kg (485 lb). EHang 216 memiliki pintu sayap camar, sedangkan badan pesawat dibuat dari komposit serat karbon untuk rasio kekuatan tinggi dan berat rendah.

Pesawat ini banyak digunakan di beberapa negara maju seperti Jepang, Korea, Amerika Serikat, Dubai, Qatar, Kanada, termasuk China.

Itulah informasi terkait bocoran tarif taksi terbang di IKN. Kunjungi VOI.ID untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.