Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan yang Dilakukan Artis Pierre Gruno di Bar Hotel Jaksel
Ilustrasi Freepik

Bagikan:

JAKARTA - Korban GDB (62) resmi melaporkan aktor senior Pierre Gruno atau PG (64) atas dugaan penganiyaan di salah satu Bar di Hotel kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Irwandhy Idrus membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan laporan itu diterima pihaknya pada Sabtu, 1 Juli.

“Benar, ada laporan terhadap GP perihal dugaan penganiayaan terhadap seseorang yang terjadi di bar salah satu hotel di Cilandak jaksel. Laporan tersebut kami terima pada tanggal 1 juli kemarin,” kata Irwandhy saat dikonfirmasi, Senin, 3 Juli.

“Saat ini sudah dilakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, kepolisian menerima laporan kasus penganiayaan yang dilakukan aktor senior Pierre Gruno/PG (64) terhadap pria berinisial GDB (62) di salah satu bar kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (30/6) malam.

Kasus penganiayaan itu dilaporkan oleh korban GDB ke Polres Jakarta Selatan yang terdaftar dengan nomor LP/B/1981/VI/2023/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA.

"Kejadian di salah satu bar kawasan Cilandak, Jakarta Selatan pada Jumat malam pukul 22.00 WIB," kata korban berinisial GDB, Minggu, 2 Juli.

GDB mengaku sudah membuat laporan kepada pihak kepolisian untuk memberikan keterangan lebih lanjut.

Salah satu saksi sekaligus teman korban bernama Fendy menuturkan saat itu ia melihat korban sedang mengobrol dengan kerabatnya di salah satu meja bar tersebut.

Namun, lanjut dia, secara tiba-tiba pelaku yang dikenal sebagai artis itu mendatangi korban dan langsung melakukan pemukulan.

"Pierre terus memukuli GDB, padahal korban sudah roboh di lantai," kata Fendy dalam keterangan tertulis.

Menurut Fendy, belum diketahui pemicu dari kejadian ini tapi sejak awal keduanya tidak berinteraksi lantaran duduk di meja terpisah saat berada di bar tersebut.

Dari pemukulan tersebut, korban GDS mengalami luka sobek di bagian kepala, bawah mata, hidung sebelah kanan, dan patah tulang hidung.

Kondisi medis ini terbukti dengan hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) yang menyatakan korban menjalani rawat jalan.

"Kemungkinan akan dilakukan operasi terkait patah tulang di hidung," tuturnya.

Hingga kini, kasus penganiayaan yang dilakukan pria berusia 64 tahun ini sedang ditindaklanjuti oleh pihak Kepolisian.