Pangdam I/BB Kerahkan Lagi 46 Prajurit Cari Korban Longsor Serasan Kepri
Petugas SAR evakuasi bencana longsor di Pulau Sarena, Natuna, Kepri. (dok BNPB)

Bagikan:

KEPRI - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin menambah 46 personel TNI untuk mencari korban bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

"Kemarin ada 46 personel lagi kita geser, fokus mencari korban dinyatakan hilang akibat longsor di Serasan," kata Achmad di Medan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis 9 Maret, disitat Antara.

Hal ini, lanjut dia, menyusul permintaan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto agar memprioritaskan pencarian korban longsor di Kabupaten Natuna.

Sebab hingga kini sebanyak 35 warga masih belum ditemukan dan diduga kuat tertimbun material longsoran dengan kedalaman hingga empat meter di pulau terluar itu.

Pangdam menjelaskan sedikitnya seratus lebih personel Kodam I/BB dikerahkan untuk mencari korban longsor bersama tim gabungan tanggap bencana Serasan dan Serasan Timur.

"Hari pertama kan dari Koramil, terus didukung dari Kodim ada 12 personel, lanjut 25 personel Yonkomposit, kemudian 21 personel Tanjung Pinang dan 46 personel lagi kemarin," ujar Achmad.

Panglima juga menegaskan jumlah itu di antaranya ada 21 personel Denbekang 1/5.A Tanjung Pinang khusus ditugaskan mendirikan dapur umum di tenda pengungsian.

Diketahui terdapat 1.216 pengungsi merupakan korban bencana tanah longsor di Kecamatan Serasan pada Senin 6 Maret.

Pengungsi ini tersebar di empat titik terdiri atas pos lintas batas negara 219 orang, Puskesmas Serasan 215 orang, Pelimpak serta Masjid Al Furqon 500 orang, dan SMA 1 Serasan 282 orang.

"Yang Denbekang ada 21 personel. Dapur umum itu, ya kita membantu pemda. Jadi pemda yang mengatur mereka nantinya," tandasnya.