Rusia Kepung 2.000 Pasukan Ukraina, Batalion Azov dan Tentara Bayaran Asing di Gorskoye-Zolotoye
Letnan Jenderal Igor Konashenkov. (Sumber: Kantor Pers Kementerian Pertahanan Rusia/Sergei Bobylev)

Bagikan:

JAKARTA - Tentara Rusia mengepung beberapa unit militer Ukraina, Batalion Azov dan sekelompok tentara bayaran asing di sekitar komunitas Gorskoye dan Zolotoye di daerah Lugansk, juru bicara Kementerian Pertahanan Letnan Jenderal Igor Konashenkov melaporkan pada Hari Jumat.

"Dalam pengepungan terbaru, kali ini di sekitar Gorskoye, empat batalion telah terperangkap: Batalion Mekanis ke-3 dari Brigade Mekanik ke-24, Batalion Penyerangan Gunung ke-15 dari Brigade Penyerangan Gunung ke-28, Batalion Infanteri Bermotor ke-42 dari Brigade Infanteri Bermotor ke-57, Batalion ke-70 dari Brigade Pertahanan Teritorial ke-101, dan juga kelompok artileri brigade dari Brigade Infanteri Bermotor ke-57, sekelompok formasi Nazi dari sayap kanan (Batalion Azov) dan sekelompok tentara bayaran asing," terangnya seperti melansir TASS 25 Juni.

Grup pertempuran Ukraina telah sepenuhnya ditutup, sang jenderal menekankan. Secara keseluruhan, hingga 2.000 tentara Ukraina telah terperangkap, tambahnya.

"Sekitar 1.800 personel militer, 120 Nazi Sektor Kanan, hingga 80 tentara bayaran asing dan juga lebih dari 40 kendaraan lapis baja tempur dan sekitar 80 senjata dan mortir," papar juru bicara itu, menambahkan bahwa 41 tentara Ukraina telah secara sukarela menyerah di daerah itu dalam 24 tahun terakhir.

Kelompok tempur Ukraina yang dikepung oleh tentara Rusia di Gorskoye dan Zolotoye di daerah Lugansk kelelahan dan kurang dari 40 peren berawak, kata Konashenkov.

"Seperti yang dikatakan tawanan perang, kelompok tempur Ukraina yang dikepung kelelahan dan kurang dari 40 persen berawak. Komando militer Ukraina yang lebih tinggi telah kehilangan komando dan kendali pasukan. Pasokan senjata, amunisi, bahan bakar, dan inventaris lainnya telah sepenuhnya dihentikan," ungkapnya.

Diketahui, pasukan Rusia mempererat cengkeraman mereka di sekitar komunitas Gorskoye dan Zolotoye, terus menerus menimbulkan kerusakan pada musuh dengan daya tembak.

"Pasukan Rusia menguasai setengah dari komunitas Zolotoye pada 23 Juni," pungkas jenderal itu.