Anies Bantah Klaim Sirkuit Formula E Ditentukan Jokowi, Bamsoet: Salahnya di Mana?
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Foto: Wardhany Tsa Tsia-VOI)

Bagikan:

JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengklarifikasi soal klaim bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menentukan lokasi sirkuit Formula E yang digelar pada Juni 2022.
 
Bamsoet menjelaskan, pihak yang berkeinginan untuk melibatkan Jokowi dalam penyelenggaraan Formula E, khususnya dalam memilih lokasi sirkuit adalah pemegang lisense Formula E itu sendiri, yakni Chief Championship Formula E Operations (FEO) Alberto Longo.
 
"Kalau kemarin Alberto Longo sebagai Co-Founder sekaligus Chief Championship Formula E Operations (FEO), berharap dapat bertemu Presiden Joko Widodo atas permohonan Gubernur Anies Baswedan. Untuk meminta arahan terkait lokasi mana yang paling tepat untuk lokasi sirkuit Formula-E mengingat ini adalah event internasional, salahnya dimana?" ungkap Bamsoet dalam keterangannya, Jumat, 26 November.
 
Bamsoet menilai, keinginan Longo tersebut perlu diapresiasi. Sebab, menurutnya, pelibatan presiden merupakan bentuk penghormatan FEO kepada negara penyelenggara Formula E.
 
"Justru saya menilai hal itu merupakan bentuk penghormatan Alberto kepada Bapak Presiden sebagaimana dia melakukannya di beberapa negara," ujar Bamsoet.
 
Sebelumnya, Co-founder Formula E Alberto Longo dari Formula E Operation (FEO) selaku pemegang lisensi Formula E menyebut penentuan lokasi pasti sirkuit gelaran Formula E akan diputuskan oleh Presiden Joko Widodo.
 
"Kami akan mengajukan proposal ke Presiden Indonesia. Beliau lah yang akan mengambil keputusan. Sebelum Natal sudah diumumkan," kata Longo, Rabu, 24 November.
 
Menambahkan, Bamsoet membeberkan lima lokasi pilihan yang salah satunya akan dipilih menjadi sirkuit gelaran Formula E. Bamsoet juga menegaskan lokasi akan ditentukan Jokowi.
 

 
"Lima lokasinya berada di Pantai Indah Kapuk, (kawasan) Sudirman, JIS, JIEXPO (Kemayoran), dan Ancol. Ini yang akan kami suggest ke Presiden untuk memilih," ujar Bamsoet.
 
Sampai akhirnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang diketuai Bambang Soesatyo mengklarifikasi kabar sirkuit Formula E ditentukan oleh Presiden Joko Widodo.
 
"Saya tadi sudah minta. Nanti IMI akan melakukan klarifikasi soal ini," tutur Anies.
 
Anies pun membantah soal Presiden Joko Widodo akan menentukan lokasi sirkuit Formula E berdasarkan lima opsi yang diajukan Pemprov DKI.
 
Anies menegaskan pihak yang menentukan sirkuit Formula E adalah BUMD PT Jakarta Propertindo, Formula E Operation, dan IMI berdasarkan hasil kajian yang mereka lakukan.
 
"Enggak ada. Loh, masa lokasi (ditentukan) Presiden. Ya enggak, lah. Lokasi kok urusan Presiden?" ungkap Anies.