Polri Kerahkan Tim Khusus Rawat Yahya Waloni: Kesehatan Membaik

JAKARTA - Polri menyatakan kondisi kesehatan tersangka kasus dugaan penistaan agama, Yahya Waloni, sudah membaik. Hal ini menyusul perawatan medis yang dilakukan secara maksimal.

"Kondisi relatif membaik," ucap Kabid Perawatan Medik dan Perawatan RS Polri Kombes Yayok Witarto kepada VOI, Minggu, 29 Agustus.

Bahkan, untuk mempercepat penyembuhan Yahya dari penyakitnya, Polri mengerahkan tim medis khusus. Nantinya, semua perkembangan perihal kesehatan akan dicatat dan dipantau oleh tim tersebut.

"Ada (tim khusus), sudah ada tim untuk penanganan pasien ini," singkat Yayok.

Sebelumnya, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyebut Yahya terpaksa dibantarkan ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Sebab, tak lama setelah ditangkap kesehatannya menurun.

"Yang bersangkutan dibawa ke RS Polri karena kondisi lemas dan saat ini dirawat di RS Polri," kata Ramadhan.

Dengan kondisi yang menurun itu, Yahya mesti mendapat perawatan medis. Observasi terkait kesehatannya pun dilakukan untuk mencari informasi perihal penyakit yang dideritanya.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, Yahya diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. Terlebih, sebelum diperiksa pun Yahya sempat mengeluh sesak nafas.

"Sakit pembengkakan jantung," kata Argo.

Yahya Waloni ditangkap di kediamannya di Perumahan Permata, Cluster Dragon, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 26 Agustus.

Penangkapan terhadap Yahya berdasarkan laporan polisi (LP) nomor LP/B/0287/IV/2021/BARESKRIM tanggal 27 april 2021. Dalam laporan itu, Yahya dianggap menghina Injil dalam ceramahnya. Bahkan, Yahya pun sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus tersebut.