Vaksin Pfizer Mulai Digunakan di Kawasan Kumuh dan Padat di Johar Baru

JAKARTA - Puskemas Kecamatan Johar Baru mulai melayani penyuntikan vaksin Pfizer terhadap warga usia 12 tahun ke atas di kawasan pemukiman kumuh (Slum Area). Jumlah pemberian vaksinasi mencapai 100 orang dan mulai dilakukan sejak Rabu 25 Agustus, kemarin.

"Vaksin Pfizer ini juga bisa digunakan untuk ibu hamil maupun warga yang memiliki autoimun, namun tentu disertai keterangan dokter juga," kata Kepala Puskesmas Kecamatan Johar Baru, Hayfa Husein saat dikonfirmasi, Kamis 26 Agustus.

Ia mengatakan, vaksin ini digunakan untuk warga yang belum pernah menerima vaksin dosis pertama ataupun kedua.

"Kita Johar Baru dipercaya, penerima vaksinasi sebelumnya telah mendaftar melalui aplikasi Jaki," ujarnya.

Peserta yang datang ke puskesmas Johar Baru harus sudah terdaftar di online, jika belum maka warga tidak bisa mendapatkan vaksin tersebut. Selain itu, vaksin Pfizer dikhususkan untuk warga KTP DKI Jakarta atau berdomisili di Jakarta.

Hayfa melanjutkan, terkait Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) vaksin Pfizer, sejauh ini warga yang disuntik vaksin Pfizer mengaku tidak merasakan efek apapun. Selama proses vaksinasi berlangsung belum ada kejadian KIPI ringan atau berat.

"Namun jika ada efek lengan terasa nyeri bisa dikompres air dingin dan perbanyak minum air putih serta istirahat yang cukup," kata Hayfa.