AU Israel Siap Mengerahkan Seluruh Jet Tempurnya Melawan Iran Jika Diperlukan
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Udara (IAF) baru Israel Mayor Jenderal Omer Tischler memastikan kesiapan untuk mengerahkan seluruh armada jet tempur negara itu untuk melawan Iran, jika diperlukan.
Mayjen Tischler resmi menjabat Kepala Staf IAF menggantikan Mayjen Tomer Bar dalam serah terima jabatan di Tel Nof Airbase yang dipimpin Kepala Staf Israel Defense Forces (IDF) Letnan Jenderal Eyal Zamir pada Hari Selasa.
"Kami memantau dengan cermat perkembangan di Iran dan siap mengerahkan seluruh angkatan udara ke arah timur jika diperlukan," kata Mayjen Tischler, melansir Al Arabiya dari AFP (6/5).
Ia berbicara beberapa minggu setelah gencatan senjata yang rapuh dalam perang Timur Tengah, yang meletus ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.
"Angkatan udara akan terus bertindak dengan tekad, kekuatan, dan tanggung jawab terhadap ancaman di setiap arena, di setiap tahap, dan melawan setiap musuh," jelasnya.
Lahir pada tahun 1975 di Israel utara, Mayjen Tischler adalah seorang penerbang karier yang naik pangkat sebagai pilot tempur dan komandan.
Sementara itu, berbicara dalam upacara serah terima jabatan, Kepala Staf IDF Letjen Eyal Zamir mengatakan negara itu tetap "siaga tinggi di semua lini."
Baca juga:
- Alas Kaki dan Produk Turunan Kelapa Sawit Miliki Potensi Besar dalam Hubungan Indonesia-Jepang
- Kamboja Intensifkan Pemberantasan Jaringan Penipuan Daring, Jumlah Lapor Diri WNI Kembali Meningkat
- Menlu AS Bilang Kesepakatan Damai Lebanon-Israel Dapat Dicapai, Hizbullah Jadi Masalah
- Trump Bilang Iran Tahu Apa yang Tidak Boleh Dilakukan Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata
Ia mengatakan militer "siap merespons dengan kekuatan terhadap setiap upaya untuk membahayakan Israel."
Diketahui, sejak serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, Angkatan Udara Israel telah melakukan kampanye udara yang luas dan berkelanjutan di berbagai front, khususnya di Gaza, Lebanon dan Iran.