JAKARTA - Militer Israel pada Hari Jumat mengatakan jet tempurnya telah "menghancurkan" bunker bawah tanah yang dimaksudkan untuk digunakan sebagai pusat komando oleh mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
"Bunker militer bawah tanah, yang terletak di bawah kompleks kepemimpinan rezim di pusat Teheran, dimaksudkan untuk digunakan oleh pemimpin tertinggi rezim Iran sebagai pusat komando darurat yang aman," kata militer Israel, melansir Al Arabiya dari AFP (6/3).
"Khamenei tewas sebelum dia dapat menggunakan bunker tersebut selama operasi 'Singa Mengaum', tetapi kompleks tersebut terus digunakan oleh pejabat senior rezim Iran," lanjutnya.
Militer Israel mengatakan, sekitar 50 jet tempur terlibat dalam serangan terhadap jaringan bawah tanah yang membentang di "beberapa jalan di jantung Teheran."
Khamenei tewas di kompleks kepemimpinannya pada Hari Sabtu, pada hari pertama serangan gabungan Amerika Serikat-Israel yang memicu perang Timur Tengah.
Pentagon kemudian menyatakan serangan Israel-lah yang menewaskannya, sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa itu sebagian berkat intelijen AS.
BACA JUGA:
Pada Hari Kamis, Kepala Staf Israel Defense Forces Letnan Jenderal Eyal Zamir mengatakan: "Hanya dalam 40 detik, sekitar 40 pejabat senior rezim teror Iran telah dieliminasi, termasuk pemimpin rezim tersebut, (Ayatollah) Ali Khamenei."