Starlink Unggul dalam Uji Kecepatan Internet Satelit, Kuasai 97 Persen Hasil Pengujian
JAKARTA – Starlink merupakan layanan internet satelit terpopuler di berbagai belahan dunia. Hal ini terjadi karena Starlink menawarkan jaringan yang sangat cepat dan minim kendala.
Dalam hasil uji kecepatan satelit yang dipublikasikan Ookla, situs web khusus untuk menguji kecepatan jaringan, Starlink lebih unggul dibandingkan para pesaingnya. Pasalnya, Starlink berhasil menguasai 97,1 persen dari seluruh sampel uji kecepatan di Speedtest.
Pencapaian ini menempatkan para pesaing lamanya, seperti Viasat dan HughesNet, tertinggal jauh di posisi terbawah. Viasat berada di urutan kedua dengan menguasai 1,7 persen dari sampel pengujian, sedangkan HughesNet hanya menguasai 1,0 persen sampel.
Dominasi Starlink ini tidak mengejutkan karena SpaceX terus meluncurkan satelitnya secara masif. Saat ini, perusahaan tersebut memiliki konstelasi internet satelit terbesar dengan jumlahnya yang mencapai 10.000 unit.
Data Ookla juga menunjukkan bahwa AS tercatat sebagai pasar terbesar yang menyumbang sumber pengujian kecepatan terbanyak. Posisi tersebut kemudian diikuti oleh Meksiko, Indonesia, dan Brasil sebagai basis pelanggan yang terus tumbuh pesat.
Baca juga:
Di AS, performa Starlink menunjukkan peningkatan dengan kecepatan unduh rata-rata yang mencapai 117Mbps. Angka ini melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2022 saat layanan tersebut sempat mengalami kendala karena kepadatan.
Tren yang sama juga terlihat di Kanada, di mana kecepatan unduh rata-rata kini mencapai 111Mbps. Namun, di wilayah Meksiko, kecepatan rata-rata terpantau masih berada di angka 54Mbps akibat faktor kepadatan pengguna.
Sistem pemantauan menunjukkan bahwa kecepatan internet satelit ini tidak tetap, tergantung pada waktu aktivitas harian. Kecepatan tertinggi biasanya tercapai saat tengah malam, sedangkan kinerja Starlink terlihat menurun saat masyarakat memulai aktivitas di pagi hari.