Google Maps Akan Sarankan Alternatif Perjalanan yang Rendah Karbon

 

JAKARTA - Sesuai dengan tekad Google dalam mengurangi emisi karbon, Google Maps meluncurkan fitur baru yang lebih ramah lingkungan. Fitur ini akan memberikan alternatif bepergian yang lebih rendah karbon.

Saat pengguna ingin mencari rute mengemudi ke suatu tempat, Maps akan menampilkan alternatif rute menggunakan kendaraan umum atau bahkan berjalan kaki. Namun, alternatif ini hanya muncul di layar jika saran yang diberikan memang praktis.

"Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang tepat untuk membuat pilihan yang lebih ramah lingkungan," kata Google. "Dengan pembaruan pada fitur di Maps dan Penelusuran, Anda dapat menemukan transportasi umum dan rute berjalan kaki yang nyaman."

Fitur baru ini akan diluncurkan dalam beberapa minggu mendatang dan hanya tersedia di lima belas kota, di antaranya adalah  Amsterdam, Barcelona, ​​London, Montreal, Paris, Roma, dan masih banyak lagi. Fitur ini akan diperluas di masa mendatang.

Selain meluncurkan rute alternatif yang lebih ramah lingkungan, Google juga sedang mempersiapkan fitur yang dapat menampilkan ringkasan berbasis AI saat pengguna Maps mencari lokasi pengisian daya untuk mobil bertenaga listrik.

Terkadang, lokasi pengisian daya bisa cukup rumit dan pengguna akan kesulitan dalam mencari area pengisiannya. Untuk mengatasi masalah ini, Maps akan menampilkan lokasi spesifik pengisian daya berdasarkan informasi dari ulasan pengguna.

"Informasi ini dimungkinkan berkat jutaan ulasan yang diposting setiap hari di Maps, yang membantu memberikan informasi akurat dan terkini tentang tempat-tempat seperti stasiun pengisian daya," jelas Google.

Fitur ringkasan berbasis AI untuk mencari tempat pengisian daya ini akan diluncurkan dalam beberapa bulan mendatang. Pembaruan ini akan diluncurkan secara global, dimulai dengan mobil listrik yang menggunakan Google.