Ketum PSSI Angkat Bicara Masalah Izin Lepas Pemain ke Timnas Indonesia U-23

JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, angkat bicara masalah izin klub terhadap pemain yang dipanggil Timnas Indonesia U-23.

Tim asuhan Indra Sjafri itu diketahui bakal tampil di Piala Asia U-23 2024 yang tidak masuk agenda FIFA.

Mengingat status turnamen bukan agenda resmi FIFA, terdapat sejumlah klub Tanah Air yang enggan melepas pemain. Alasannya, pada medio yang sama, Liga 1 2023/2024 telah memasuki pekan krusial akhir musim.

Erick Thohir punya pandangan sendiri terkait masalah izin tersebut. Dia menyerahkan agar hal tersebut bisa dibahas secara internal serta kekeluargaan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi dan masing-masing klub.

"Itu (masalah izin) saya rasa internal diskusi antara LIB dan klub. Kami dari PSSI nanti tinggal duduk siapa yang available (pemain) karena 'kan itu keputusannya di LIB dan klub," kata Erick Thohir ditemui di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis, 14 Maret 2024.

Pada awal Maret 2024, Liga 1 2023/2024 telah menghapus regulasi pemain U-23 untuk memuluskan izin klub-klub melepas pemainnya membela Timnas Indonesia.

Sebelumnya diketahui bahwa sejumlah klub, seperti Persija Jakarta, Borneo FC, dan PSS Sleman menyatakan keberatan untuk melepas pemain mengingat pentingnya kompetisi.

Setelah dikeluarkannya regulasi tersebut, pihak klub diharapkan bisa menentukan pilihan dengan bijak. Andai nantinya masih ada klub-klub yang enggan melepas pemain membela Timnas Indonesia U-23, Erick Thohir akan mengambil jalan tengah dengan mengadakan pembicaraan lebih lanjut antara LIB dan klub.

"Ya nanti ada pembicaraan, yang penting 'kan Merah-Putih," tuturnya.

Pada Piala Asia U-23 2024 yang digelar di Qatar, Garuda Muda lolos untuk pertama kalinya dan tergabung di Grup A bersama Qatar, Australia, dan Yordania.

Timnas Indonesia U-23 bakal memulai perjuangan di Piala Asia U-23 2024 melawan tim tuan rumah Qatar pada 15 April 2024. Lalu, mereka akan bersua Australia pada 18 April 2024 dan terakhir berjumpa Yordania pada 21 April 2024.