Bagikan:

JAKARTA - Tentara bayaran dari Grup Wagner Rusia mulai melatih pasukan khusus Belarusia di jarak militer hanya beberapa mil dari perbatasan dengan Polandia yang merupakan anggota NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara), kata Kementerian Pertahanan Belarusia pada Hari Kamis.

Pemimpin Wagner Yevgeny Prigozhin ditampilkan dalam sebuah video pada Hari Rabu menyambut para pejuangnya ke Belarusia, memberi tahu mereka bahwa mereka tidak akan mengambil bagian lebih lanjut dalam perang Ukraina untuk saat ini. Tetapi memerintahkan mereka untuk mengumpulkan kekuatan mereka untuk Afrika, sementara mereka melatih tentara Belarusia.

"Angkatan bersenjata Belarus melanjutkan pelatihan bersama dengan para pejuang Wagner PMC (Perusahaan Militer Swasta)," kata Kementerian Pertahanan Belarusia, dilansir dari Reuters 21 Juli.

"Selama seminggu, unit pasukan operasi khusus bersama dengan perwakilan perusahaan akan melakukan tugas pelatihan tempur di jangkauan militer Brest," lanjut pernyataan itu.

Diketahui, jangkauannya hanya 3 mil (5 km) di timur perbatasan Polandia.

Sementara itu, Minsk mengunggah gambar instruktur Wagner bertopeng, wajah mereka ditutupi sesuai dengan aturan kelompok tentara bayaran, melatih tentara Belarusia dengan kendaraan lapis baja dan apa yang tampak seperti kontrol drone.

Sebelumnya, Polandia, mantan anggota Pakta Warsawa yang telah menjadi anggota penuh aliansi militer pimpinan AS sejak 1999, mulai memindahkan lebih dari 1.000 tentara ke timur negara itu awal bulan ini di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa pejuang Wagner di Belarusia dapat meningkatkan ketegangan di perbatasannya.

Kementerian Pertahanan Polandia mengatakan pada Hari Kamis, perbatasan negara itu aman dan siap untuk "berbagai skenario saat situasi berkembang".

Ditanya tentang langkah Polandia, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan: "Tentu saja itu memprihatinkan. Agresivitas Polandia adalah kenyataan".

"Sikap bermusuhan seperti itu terhadap Belarusia dan Federasi Rusia membutuhkan perhatian lebih (dari pihak kami)," tandasnya.