Bagikan:

JAKARTA – Divine, aplikasi penerus Vine yang didukung pendiri Twitter Jack Dorsey, kini tersedia di App Store dan Google Play Store. Aplikasi ini menyediakan kembali ratusan ribu video yang sempat populer di Vine.

Sebelum dirilis, Divine sempat diperkenalkan dalam versi beta pada akhir tahun lalu. Saat itu, tim pengembang melakukan rekonstruksi untuk memulihkan 500.000 video Vine yang diarsipkan dari hampir 100.000 kreator Vine yang dulu populer.

Divine merupakan aplikasi yang dihadirkan bagi kreator dan para pengguna yang merindukan format video pendek berdurasi enam detik. Selain konten lama, pengguna juga sudah bisa mengunggah video baru ke dalam aplikasi tersebut.

Menariknya, Divine tidak hanya sekadar menjadi wadah nostalgia bagi para pengguna lama. Platform ini dibangun menggunakan protokol terbuka Nostr untuk mendukung ekosistem media sosial yang lebih transparan.

Tim di balik Divine juga sedang bereksperimen untuk mengintegrasikan teknologi mereka dengan protokol AT dan ActivityPub. Hal ini memungkinkan interaksi lintas platform dengan layanan lain seperti Bluesky dan Mastodon.

Evan Henshaw-Plath, salah satu anggota tim pengembang, menekankan bahwa proyek ini lahir dari permintaan kuat komunitas. Para pengguna menginginkan tempat yang bersih dari gangguan konten sampah berbasis Kecerdasan Buatan (AI) atau sering disebut AI slop.

“Sebenarnya para pengguna Vine-lah yang berkata bahwa ini jauh lebih penting daripada sekadar nostalgia,” kata Henshaw-Plath. Selain pemulihan video, sistem keterlibatan seperti jumlah penayangan dan interaksi dari masa lalu juga ikut dikembalikan.

Kini, Divine siap bersaing dengan berbagai aplikasi video pendek yang menawarkan kesederhanaan. Fokus utama mereka adalah mengembalikan media sosial ke bentuk percakapan yang lebih manusiawi dan orisinal.