JAKARTA – Spotify memperkenalkan fitur baru bernama Perlindungan Profil Artis. Fitur ini diluncurkan agar para musisi dapat meninjau lagu yang ingin dirilis sebelum ditayangkan di halaman profil mereka.
Fitur ini masih dalam tahap pengembangan dan baru tersedia dalam versi beta terbatas. Dengan menghadirkan fitur ini, Spotify ingin melindungi identitas artis dari kesalahan metadata atau upaya pihak lain yang ingin menumpang popularitas nama mereka.
BACA JUGA:
Di halaman Spotify for Artists, para musisi dapat menyetujui atau menolak setiap kiriman musik yang mencantumkan nama mereka. Hanya karya yang telah mendapatkan persetujuan yang akan muncul di profil, masuk dalam statistik, dan disarankan kepada para pendengar.
Fitur ini dinilai sangat berguna bagi musisi yang memiliki nama panggung umum atau sering terkena rilis yang salah sasaran. Dengan adanya sistem ini, statistik akun dan algoritma Release Radar milik artis tetap terjaga keakuratannya dari konten yang tidak relevan.
Spotify juga menyediakan 'Kunci Artis' berupa kode unik yang dapat dibagikan kepada label atau distributor terpercaya. Musik yang dikirimkan dengan menyertakan kode ini akan otomatis disetujui untuk tayang tanpa perlu melalui proses peninjauan manual.
Jika artis memutuskan untuk menolak perilisan lagu, lagu tersebut tidak akan masuk ke profil mereka di Spotify. Namun, karya tersebut mungkin akan tetap muncul di layanan streaming lain sehingga artis tetap harus berkoordinasi dengan pihak distributor.
Selama masa pengujian beta, Spotify akan mengumpulkan masukan dari para pengguna untuk menyempurnakan sistemnya. Versi final dari fitur perlindungan identitas ini rencananya akan diluncurkan kepada kreator musik di seluruh dunia.