JAKARTA – Amazon Web Services (AWS) mengembangkan layanan jaringan multicloud bersama Google. Layanan ini diperkenalkan dalam bentuk pratinjau pada Minggu, 30 November 2025.
Penawaran baru ini menggabungkan interconnect multicloud milik AWS dengan Cross-Cloud Interconnect milik Google Cloud. Kolaborasi ini dilakukan untuk meningkatkan interoperabilitas jaringan antara kedua penyedia cloud tersebut.
"AWS Interconnect multicloud memungkinkan pelanggan untuk mengadopsi strategi multicloud sambil memigrasikan lebih banyak aplikasi ke cloud," ungkap Amazon. "(layanan ini) menyediakan koneksi privat yang sederhana, tangguh, dan berkecepatan tinggi ke penyedia layanan cloud (CSP) lain."
Sederhananya, dengan layanan ini, pelanggan dapat menciptakan tautan pribadi berkecepatan tinggi antara platform komputasi kedua perusahaan. Proses koneksi ini kini dapat dilakukan hanya dalam hitungan menit.
BACA JUGA:
Ini merupakan peningkatan dari layanan AWS sebelumnya yang membutuhkan waktu hingga berminggu-minggu. Dengan begitu, pengguna dapat lebih menghemat waktu dalam menghubungkan dua platform komputasi.
Peluncuran ini dilakukan setelah AWS mengalami gangguan besar pada akhir Oktober 2025. Gangguan itu menyebabkan ribuan situs web di seluruh dunia terganggu. Meski durasi gangguannya singkat, pemadamannya cukup besar.
Pemadaman tersebut melumpuhkan beberapa aplikasi internet terpopuler di dunia, termasuk Snapchat dan Reddit. Hal ini menunjukkan pentingnya konektivitas yang tangguh dan ketersediaan layanan yang berkelanjutan.