Bagikan:

JAKARTA - Equinix meresmikan International Business Exchange (IBX) pusat data pertamanya di Chennai, India, untuk mendukung digitalisasi bisnis, ketahanan operasional, serta pengembangan AI di India. 

Disebut dengan CN1, pusat data baru ini akan berlokasi di Siruseri di atas lahan seluas hampir enam hektar. Selain itu, fasilitas baru ini juga akan saling terhubung dengan kampus Equinix di Mumbai, yang terdiri dari tiga pusat data IBX. 

Dengan investasi awal sebesar 69 juta dolar AS (Rp1,15 triliun) yang menyediakan kapasitas 800 kabinet, fasilitas mutakhir ini pada akhirnya nanti akan mampu menampung hingga 4.250 kabinet. 

Pusat data ini dirancang untuk tingkat keandalan 99,999% uptime serta menghadirkan rangkaian lengkap layanan interkoneksi Equinix, termasuk Equinix Fabric, yang memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari layanan hybrid multicloud. 

Desainnya yang canggih juga mendukung teknologi liquid cooling, penting untuk menangani beban kerja padat komputasi berintensitas tinggi yang mendorong AI dan teknologi transformasional lainnya. 

Kampus Equinix di Mumbai terdiri dari tiga pusat data berperforma tinggi dan menjadi tuan rumah ekosistem cloud yang kuat, termasuk koneksi langsung (native on-ramps) ke para penyedia layanan cloud terkemuka seperti Amazon Web Services, Google Cloud, Microsoft Azure, dan Oracle Cloud. 

Dengan hadirnya CN1, para pelanggan di Chennai kini dapat menikmati akses ke ekosistem digital ini dengan berlatensi rendah, yang memungkinkan konektivitas yang mulus dan aman dengan para mitra bisnis, pelanggan, dan penyedia layanan mereka.

“Kami sangat senang mengumumkan peluncuran pusat data IBX mutakhir kami, CN1, di Chennai. Ini menandai ekspansi Equinix di India sekaligus langkah penting dalam perjalanan digitalisasi nasional,” ujar Managing Director Equinix India, Manoj Paul. 

Secara global, Equinix mengoperasikan lebih dari 270 pusat data di 77 pasar di 36 negara, melayani lebih dari 10.000 perusahaan terkemuka. Di kawasan Asia-Pasifik, portofolio Equinix mencakup lebih dari 60 pusat data di kota-kota utama seperti Australia, China, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, dan Singapura.