JAKARTA – Mantan juara dunia kelas berat World Boxing Council (WBC) asal Amerika Serikat, Deontay Wilder, tidak menyesal kehilangan peluangnya untuk menghadapi mantan juara dunia asal Inggris, Anthony Joshua (AJ).
Hal itu disampaikan oleh Shelly Finkel selaku manajer Wilder. Ia dengan tegas menyatakan bahwa Wilder tidak pernah merasa kecewa karena gagal bertarung melawan Joshua pada musim panas terdekat.
"Tidak mungkin (Joshua) kecewa dengan sesuatu yang tidak pernah terjadi. Cerita lama yang sama, tetapi hanya tanggalnya yang baru," ujar Shelly, dikutip dari Sky Sport.
Eddie Hearn, bos dari Matchroom Boxing, sebelumnya sempat mengisyaratkan bahwa mereka akan mempertimbangkan untuk mempertemukan Joshua dengan Wilder sebelum bertarung melawan Tyson Fury pada akhir tahun ini.
BACA JUGA:
Akan tetapi, Joshua pada akhirnya dipastikan akan naik ring pada 25 Juli 2026 untuk menghadapi Kristian Prenga, petinju asal Albania yang tidak begitu terkenal di dunia ring.
Setelah menghadapi Prenga, AJ pun dijadwalkan melawan rivalnya sesama Inggris, Tyson Fury, yang diperkirakan akan berlangsung pada kuartal terakhir tahun ini. Hal ini otomatis mengubur kans Wilder untuk bersua dengan Joshua.
"Eddie Hearn (promotor Anthony Joshua) tidak pernah menghubungi kami dan Joshua jelas-jelas tidak berniat bertarung melawan Deontay Wilder," ujar Shelly.
Rencana untuk mempertemukan Joshua dan Wilder sebelumnya sudah sering dibicarakan. Pada 2019, keduanya mau diatur untuk merebut gelar juara dunia kelas berat tidak terbantahkan.
Rencana itu awalnya berjalan positif. Akan tetapi, Joshua malah menelan kekalahan menghadapi Andy Ruiz, yang kemudian berhasil dibalas dalam pertandingan ulang (rematch) mereka.
Keduanya kemudian bertarung dalam acara yang sama ketika Joshua mengalahkan Otto Wallin pada 2023. Hanya saja, pada kesempatan itu Wilder melakukan kesalahan dan secara tak terduga kalah menghadapi Joseph Parker.
Wilder bertinju di Inggris awal bulan ini ketika ia mengalahkan Derek Chisora dan akan mencari peluang lebih lanjut, termasuk dikaitkan dengan raja kelas berat saat ini, yakni Oleksandr Usyk.