Bagikan:

JAKARTA - Identitas Satoshi Nakamoto memang masih misterius, namun pencipta Bitcoin dengan nama samaran itu diketahui tetap tercatat sebagai pemegang Bitcoin terbesar di dunia. 

Sebagai penambang pertama di jaringan, daga Arkham menyebutkan bahwa ia telah menambang lebih dari 22.000 blok sejak 2009 hingga 2010 dan menerima 1,1 juta BTC sebagai hadiah blok. 

Pemegang Bitcoin dalam jumlah besar yang berhasil teridentifikasi melalui pengungkapan publik atau penelitian dari Arkham lainnya adalah peretas LuBian. 

Peretas ini diketahui telah berhasil mencuri 127.426 BTC dari LuBian pada Desember 2020. Saat itu, jumlah tersebut bernilai 3,5 miliar dolar AS (Rp56,7 triliun), tetapi kini nilainya meningkat menjadi lebih dari 14,8 miliar dolar AS (Rp239,8 triliun). 

Selain itu, kembar Winklevoss, pendiri bursa kripto Gemini Tyler dan Cameron mengungkapkan pernah membeli sekitar 1% pasokan Bitcoin pada 2013, yang diperkirakan mencapai 70.000 BTC. Saat ini mereka masih memegang 17.688 BTC dengan nilai lebih dari 2 miliar dolar AS (Rp32,4 triliun).

Investor modal ventura Tim Draper pun tak kalah besar kepemilikannya. Ia diketahui pernah membeli 29.656 BTC dari U.S Marshals pada 2014 seharga 18,7 juta dolar AS (Rp303,5 miliar), lalu menambah 2.000 BTC dari lelang kedua di tahun yang sama. 

Data Arkham memperkirakan bahwa Draper kini menguasai 33.806 BTC senilai 3,95 miliar dolar AS atau sekitar Rp64 triliun. 

Terakhir ada Michael Saylor, Co-Founder MicroStrategy, yang pernah mengungkapkan kepemilikan pribadinya sebesar 17.732 BTC pada November 2021. 

Terkenal karena sikapnya yang sangat optimistis terhadap aset ini, Saylor menjadi figur penting dalam budaya kripto dan aktif menyuarakan dukungannya terhadap Bitcoin.