Bagikan:

JAKARTA – TikTok mengumumkan peluncuran Footnotes, sebuah fitur pengecekan berbasis crowd-sourced yang mirip dengan fitur Catatan Komunitas. Fitur ini baru diluncurkan untuk para pengguna di AS. 

"Pengguna AS dalam program uji coba Footnotes dapat mulai menulis dan menilai catatan kaki pada video pendek, dan komunitas AS kami akan mulai melihat video yang dinilai bermanfaat—dan juga akan menilai mereka," kata TikTok, dikutip pada Kamis, 31 Juli. 

Footnotes pertama kali diumumkan pada April 2025. Konsep penilaiannya tidak jauh berbeda dengan Catatan Komunitas di platform X, di mana para kontributor akan menilai apakah video yang beredar di TikTok sesuai dengan apa yang dibicarakan.

Pada dasarnya, fitur ini bekerja seperti pengecekan keaslian atau kebenaran konten dengan dukungan manusia. Fitur ini menggunakan algoritma bridging yang bertujuan untuk menemukan konsensus di antara pengguna yang memiliki pandangan berbeda.

Jika beberapa kontributor menilai bahwa suatu catatan bermanfaat, kemungkinan besar catatan tersebut akurat. Metode ini juga dirancang untuk mencegah upaya bridging oleh satu pihak.

TikTok percaya bahwa peluncuran Footnotes dapat membantu pengguna dalam memahami konten di platform dengan lebih baik. Catatan dapat menambahkan informasi dan konteks penting sehingga pengguna dapat terhindar dari disinformasi dan misinformasi. 

"Footnotes dibangun di atas upaya ekstensif kami untuk menjaga integritas platform dengan label konten, spanduk pencarian, dan program pengecekan fakta global yang membantu orang-orang memahami keandalan konten dan mengakses sumber-sumber terpercaya," jelas TikTok. 

TikTok telah membuka pendaftaran bagi kontributor sejak April lalu. Kontributor harus berusia minimal 18 tahun, telah menggunakan TikTok lebih dari enam bulan, dan tidak memiliki riwayat pelanggaran Standar Komunitas. Hingga kini, hampir 80.000 pengguna AS telah memenuhi syarat sebagai kontributor Footnotes.