Bagikan:

JAKARTA – NASA resmi bergabung ke National Wildfire Coordinating Group (NWCG), kelompok antar-lembaga federal yang dibentuk sejak tahun 1976 untuk mencegah kebakaran hutan di AS.

Dengan adanya kelompok tersebut, pemerintah AS bisa memahami dan mencegah masalah kebakaran hutan untuk melindungi manusia. NWCG ingin memanfaatkan teknologi agar mereka bisa merespons kebakaran hutan dengan aman dan tepat.

Wakil Administrator NASA, Pam Melroy, mengatakan bahwa NASA berusaha membantu pemerintah dalam menghadapi masalah kebakaran hutan. Bencana alam ini semakin besar dan sering terjadi sehingga dibutuhkan kemitraan kolaboratif.

Selama bergabung di dalam NWCG, NASA akan mengembangkan solusi untuk mengendalikan kebakaran hutan. Lembaga negara itu akan menggunakan teknologi muktahir dan membagikan hasil penelitian untuk mendukung upaya pemadaman.

“Dengan memanfaatkan kemampuan observasi Bumi dan teknologi mutakhir dalam operasi udara yang aman, kami siap menjalin koneksi baru yang akan mendukung upaya pemadaman kebakaran hutan," kata Melroy dalam keterangan resmi.

Melroy pun mengatakan bahwa mereka akan menggunakan berbagai penelitian dan pengembangan, pengumpulan dan distribusi data, serta transfer teknologi dari tiga direktorat misi NASA. Oleh karena itu, lembaga tersebut memiliki peranan penting di NWCG.

Dewan Eksekutif NWCG, Aitor Bidaburu, membenarkan pentingnya posisi NASA. Menurut Aitor, kehadiran NASA akan meningkatkan kinerja NWCG dan membantu kelompok tersebut dalam mengendalikan masalah kebakaran hutan di berbagai wilayah.

“Aspek penting dari peran NWCG adalah mengembangkan standar bagi komunitas kebakaran hutan untuk memungkinkan interoperabilitas. Bersama NASA, hal ini akan secara signifikan meningkatkan kerangka kerja umum untuk komunitas kebakaran lahan liar antarlembaga," ujar Aitor.