Bagikan:

JAKARTA - GWM Australia mulai merampingkan lini produknya dengan menghapus Haval H6 GT bermesin bensin serta Tank 500 hybrid tanpa plug-in. Langkah ini dilakukan setelah peluncuran varian plug-in hybrid (PHEV) yang kini menjadi fokus utama pabrikan tersebut.

Manajer perencanaan produk GWM Australia Tim Leong, mengatakan bahwa produksi H6 GT versi bensin akan dihentikan di China pada bulan ini. Sementara itu, Tank 500 hybrid non-plug-in juga sudah memasuki fase akhir produksi, menjelang kehadiran varian diesel non-hybrid yang akan melengkapi jajaran Tank 500 PHEV.

Menurut Leong, kebijakan Standar Efisiensi Kendaraan Baru atau New Vehicle Efficiency Standard (NVES) menjadi salah satu alasan utama di balik penghapusan varian bensin H6 GT. Selain itu, terdapat pula keterbatasan dari sisi pabrik untuk meningkatkan spesifikasi terbaru pada model plug-in hybrid.

Di pasar Australia, Tank 500 hybrid akan digantikan oleh dua opsi baru, yakni mesin bensin PHEV dan mesin diesel non-hybrid. Varian diesel ini dijadwalkan meluncur pada pertengahan 2026, termasuk untuk model pikap Cannon Alpha yang masih satu platform.

Melansir dari Drive, Selasa, 5 Mei, seiring pengetatan aturan NVES yang akan berlaku mulai 1 Januari 2027, GWM juga tengah mengevaluasi masa depan Haval H6 bermesin bensin murni saat generasi terbaru model tersebut meluncur di Australia awal tahun depan.

Saat ini, varian bensin Haval H6 masih menyumbang sekitar 50 persen penjualan, sementara sisanya berasal dari model hybrid dan plug-in hybrid. Namun demikian, laporan Drive menyebutkan bahwa kontribusi kendaraan elektrifikasi dalam lini Haval H6 terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir, didorong oleh kenaikan harga bahan bakar.

Model terbaru, GWM Haval H6 GT Ultra PHEV 2026 yang diluncurkan bulan lalu di Australia, hadir dengan sejumlah pembaruan. Mulai dari sistem penggerak semua roda Hi4, layar infotainment lebih besar dengan perangkat lunak terbaru, desain konsol tengah yang diperbarui, setir baru, hingga sistem telematika terintegrasi.

GWM Australia sendiri sudah memberi sinyal sejak Oktober 2025 bahwa mereka akan mempertimbangkan penghentian varian “tanpa colokan” untuk Tank 500, berbarengan dengan peluncuran versi PHEV. Salah satu kompromi dari Tank 500 PHEV adalah konfigurasi lima penumpang akibat penggunaan baterai tegangan tinggi, berbeda dengan versi hybrid non-plug-in dan diesel yang menawarkan tujuh kursi.

Untuk varian diesel mendatang, Tank 500 akan dibekali mesin turbo-diesel empat silinder 3.0 liter terbaru tanpa sistem hybrid, yang mampu menghasilkan tenaga 170 kW dan torsi 620 Nm. Angka tersebut diklaim melampaui tenaga Toyota Prado serta torsi Ford Everest V6.