JAKARTA - Kia Sales Indonesia menegaskan komitmen jangka panjang di pasar otomotif tanah air, melalui perluasan arah strategis yang berfokus pada pengembangan struktur industri yang lebih terintegrasi.
Kia menata ekspansi produknya di Indonesia sepanjang 2026 melalui pengembangan lini kendaraan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Setiap model ditempatkan dalam peran yang jelas untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang berbeda, mulai dari segmen SUV kompak, MPV keluarga, hingga kendaraan listrik.
Pembaruan harga menjadi bagian dari strategi tersebut, dengan penyesuaian yang membuat Kia semakin kompetitif di pasar. The new Sonet kini diposisikan dengan kisaran harga Rp263 juta untuk varian Trendy, Rp288 juta untuk varian Motion, dan Rp313 juta untuk varian Signature.
Sementara The all-new Carens hadir dengan struktur harga Rp299 juta untuk Trendy, Rp339 juta untuk Motion, dan Rp379 juta untuk Signature. Penyesuaian ini memperkuat positioning Kia agar lebih relevan dan accessible di segmen SUV dan MPV keluarga.
"Indonesia memiliki posisi yang semakin strategis dalam jaringan bisnis global Kia. Penguatan produksi lokal bukan hanya soal kapasitas produksi, tetapi tentang bagaimana kami membangun struktur yang lebih efisien, lebih fleksibel, dan lebih siap dalam merespons kebutuhan pasar yang terus berkembang," kata VP Operations Kia Sales Indonesia, Harry Yanto, dalam keterangan resminya yang diterima, Selasa, 5 Mei.
BACA JUGA:
Sepanjang 2026, Kia juga menjalankan rangkaian peluncuran produk yang mencakup berbagai segmen kendaraan. The all-new Carens membuka tahun sebagai MPV 6 dan 7-seater, diikuti The Next Gen Seltos sebagai compact B-SUV, kemudian Carens M/T yang menyasar kebutuhan mobilitas di area luar perkotaan, serta PV5 BEV sebagai langkah menuju elektrifikasi dengan desain modern. Line-up ini melengkapi model yang sudah ada seperti The New Sonet di segmen small A-SUV, The Carnival sebagai premium MPV, dan EV9 sebagai luxury electric SUV, serta rencana MPV EV yang akan diproduksi secara lokal.
Kia juga menyiapkan pengembangan model berbasis produksi lokal sebagai bagian dari rencana jangka menengah, termasuk MPV elektrifikasi yang akan diproduksi di Indonesia. Langkah ini mendukung kesiapan produk yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar domestik sekaligus memperkuat keterhubungan dengan jaringan produksi global Kia.
Di sisi jaringan dealer, ekspansi dealer terus berjalan dan mulai memberikan kontribusi sejak kuartal kedua, seiring dengan dimulainya aktivitas penjualan bertahap dari dealer baru sejak April. Penguatan ini menjadi bagian penting untuk memastikan ketersediaan produk dan layanan dapat menjangkau konsumen lebih luas secara nasional.
"Setiap model dikembangkan dengan peran yang spesifik. Tujuannya agar konsumen bisa menemukan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, baik dari sisi fungsi, ukuran, maupun pengalaman berkendara yang diharapkan," tambah dia.