Bagikan:

JAKARTA – Kreativitas pasukan Ukraina dalam zona peperangan kembali mencuri perhatian dunia. Di dekat Bakhmut, sebuah BMW E38 Seri 7 sedan mewah yang selama ini dikenal elegan diubah menjadi sistem roket peluncuran ganda (MLRS) darurat.

Bagian belakang mobil yang sebelumnya berfungsi sebagai bagasi, kini menjadi lokasi perangkat keras mematikan yang mampu meluncurkan rentetan roket dalam hitungan detik. Modifikasi ekstrem ini bukan sekadar soal strategi perang.

Dilansir dari Carscoops, Kamis, 18 Desember, inovasi tersebut lahir dari kebutuhan mendesak unit-unit militer Ukraina untuk beradaptasi di tengah keterbatasan peralatan tempur. Brigade Pertahanan Teritorial ke-114 Ukraina memilih mobil sipil sebagai basis kendaraan serbu cepat, alih-alih mengandalkan artileri konvensional yang cenderung berat dan lamban.

Dengan kemampuan menembak dan kabur dalam waktu singkat, BMW berpeluncur roket ini memadukan kecepatan, kelincahan, serta unsur kejutan untuk menghindari deteksi drone Rusia maupun serangan balasan artileri. Meski tidak memiliki perlindungan baja tingkat militer maupun akurasi presisi tinggi, kendaraan ini menawarkan solusi efektif dalam skenario tempur yang dinamis.

Foto dan video modifikasi tersebut kembali ramai di media sosial setelah pertama kali muncul pada akhir 2023. Dicat dengan warna abu-abu kehijauan, BMW ini tampak menyatu dengan medan perang. Tabung peluncur dipasang secara horizontal di bagian atap selama perjalanan, lalu diarahkan ke posisi tembak setelah kaki penopang diturunkan untuk menjaga stabilitas.

Begitu peluncuran selesai, kendaraan langsung meninggalkan lokasi sebelum musuh sempat membalas. Inovasi peluncur roket berbasis kendaraan sebenarnya bukan hal baru di Ukraina.

Sebelumnya, truk pikap dan kendaraan ringan telah dimodifikasi untuk menyediakan dukungan tembakan jarak pendek. Bahkan pada 2022, sebuah BMW Seri 6 convertible juga pernah dilaporkan diubah menjadi kendaraan bersenjata dengan senapan mesin berat di bagian belakangnya.