JAKARTA – Duel antara Anthony Joshua (AJ) menghadapi Tyson Fury yang bertajuk Battle of Britain saat ini sudah mendekati kata sepakat dan ada kemungkinan akan berlangsung pada akhir tahun nanti.
Promotor Eddie Hearn mengungkapkan bahwa pertarungan sesama petinju Inggris tersebut berpeluang besar terlaksana pada November 2026 seiring dengan proses negosiasi kontrak yang terus berjalan.
"Kami menerima kontrak pada akhir pekan lalu untuk proposal dua pertarungan. Kami terus bolak-balik membahasnya dan proses itu masih berlangsung," ujar Hearn, disitat dari France24.
Hearn sangat yakin kedua petinju tersebut akan berada di dalam satu ring pada tahun ini. Keyakinan itu menguat setelah Fury kembali beraksi selepas pensiun selama 16 bulan dan mencatatkan kemenangan angka atas Arslanbek Makhmudov.
BACA JUGA:
Netflix sebelumnya sempat mengumumkan lewat media sosial bahwa kesepakatan laga termahal dalam sejarah tinju Inggris itu telah tercapai. Walaupun menilai klaim tersebut terlalu prematur, Hearn tetap optimistis duel mereka akan terwujud.
Hearn mengatakan bahwa Joshua telah menginstruksikan agar pertarungan tersebut segera direalisasikan. Ia juga menegaskan tidak ada hambatan besar dalam proses komunikasi yang sedang berjalan.
"Tidak ada hambatan yang besar, hanya sedikit soal siapa lawannya pada Juli (2026), kapan dia bertarung, di mana pertarungan akan digelar," katanya.
Saat ini kondisi Joshua masih dalam pantauan setelah ia mengalami kecelakaan mobil di Nigeria pada Desember 2025 yang merenggut nyawa dua teman dekatnya.
Petinju berusia 36 tahun itu diperkirakan akan mendapat izin medis untuk kembali berlatih penuh dalam dua pekan ke depan. Saat ini ia sedang berlatih di Ukraina bareng juara dunia tidak terbantahkan tiga kali, Oleksandr Usyk.
Menurut laporan, pertarungan antara kedua nama itu akan berlangsung di Croke Park, Dublin. Tempat dengan kapasitas lebih dari 80.000 tempat duduk tersebut ialah salah satu stadion terbesar di Eropa.
Kepala Eksekutif Stadion Croke Park, Peter McKenna, mengakui mereka memiliki keinginan untuk menggelar pertarungan Fury di sana bersamaan dengan penampilan petinju wanita terhebat Irlandia, Katie Taylor, sebagai kartu pendukung.
"Itu akan menjadi acara bertaraf dunia sehingga kami dapat memfasilitasi pertarungan Katie Taylor di sini. Banyak hal yang harus berjalan sesuai rencana," kata Peter.