JAKARTA – Veda Ega Pratama berharap semuanya berjalan mulus dalam balapan Moto3 Perancis 2026 akhir pekan ini sehingga ia bisa menjaga momentum cantiknya sejauh awal musim ini dengan status sebagai debutan.
Pebalap belia milik Indonesia itu dijadwalkan memulai rangkaian Moto3 Perancis 2026 di Sirkuit Bugatti, Le Mans, pada Jumat, 8 Mei 2026. Ini adalah balapan seri kelima dalam kalender kompetisi 2026.
Veda mengatakan bahwa ia memiliki target untuk tampil tenang serta kompetitif sejak awal balapan dimulai sehingga bisa menambah jumlah poinnya di papan klasemen sementara.
"Jika kami melakukan semuanya dengan benar, saya percaya kami dapat bertarung lagi untuk hasil yang kuat dan terus berkembang selangkah demi selangkah," katanya dalam keterangan yang diterima.
Dalam empat balapan sebelumnya, performa Veda Ega cukup bagus, termasuk di seri terbaru yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol. Ketika itu ia sebagai pebalap keenam yang melewati garis finis sekalipun memulai lomba dari posisi ke-17.
BACA JUGA:
Veda menyebut bahwa hasil di Jerez merupakan modal yang sangat penting untuk menghadapi seri Perancis karena itu menandai kebangkitannya setelah gagal mendapat poin di Moto3 Amerika Serikat akibat kecelakaan.
"Hasil yang didapat di Jerez itu memberi saya kepercayaan diri, tetapi pada saat yang sama saya tahu bahwa setiap akhir pekan berbeda. Kita perlu mengatur ulang dan bekerja lagi dari nol," kata pebalap kelahiran Wonosari, Gunung Kidul, tersebut.
Veda merupakan debutan pada musim ini dan baru dua kali menjajal Le Mans dalam kariernya. Meski demikian, ia punya kans untuk menaklukkan lintasan sepanjang 4,19 kilometer tersebut kalau melihat penampilannya sejauh ini.
Saat ini Veda berada di posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 37 poin, terpaut 53 poin dari Maximo Quiles di tempat teratas. Hasil terbaik pebalap 17 tahun itu ialah finis ketiga di Moto3 Brasil.