JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI), Rosan Roslani, memastikan federasi akan memberi bonus tambahan bagi atlet dan pelatih usai torehan prestasi terbaru di SEA Games 2025 yang mencatat rekor dunia.
Rosan menegaskan penghargaan diberikan setelah prestasi diraih, bukan dijanjikan di awal.
"Alhamdulillah, ini prestasi yang sangat membanggakan. Saya hadir dalam kapasitas sebagai Ketum PABSI," ujar Rosan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026.
Ia menyebut pola penghargaan yang diterapkan konsisten. Pada Olimpiade sebelumnya (2024), PABSI memberikan rumah dan asuransi jangka panjang kepada peraih emas. Skema serupa akan kembali dipertimbangkan sebagai bentuk perhatian terhadap atlet dan pelatih.
BACA JUGA:
"Kali ini bentuknya kemungkinan tunai, tapi dalam deposito. Akan kami diskusikan akhir pekan ini. Pastinya alhamdulillah," kata Rosan soal nilai bonus.
Menteri Investasi/Kepala BKPM yang juga CEO BPI Danantara ini juga menegaskan arah target prestasi ke depan.
Sejak kepengurusannya, angkat besi Indonesia meraih emas Asian Games, medali di Olimpiade, hingga juara dunia. Pencapaian itu menjadi landasan untuk target yang lebih tinggi.
"Di Asian Games (2022), kami mencanangkan emas dan tercapai. Untuk Olimpiade 2028, target kami juga medali emas," ujarnya.
Dengan konsistensi pembinaan dan penghargaan berbasis prestasi, Rosan optimistis angkat besi Indonesia menjaga momentum dan bersaing di level tertinggi dunia.