JAKARTA – Aryna Sabalenka memetik kemenangan atas Jessica Pegula untuk mempertahankan posisi teratas Grup Steffi Graf sekaligus menjaga harapan lolos ke babak semifinal WTA Finals 2025.
Petenis nomor satu dunia itu mencatat kemenangan keduanya di babak penyisihan melawan petenis asal Amerika Serikat itu dengan skor akhir 6-4, 2-6, dan 6-3 di Riyadh pada Selasa, 4 November 2025, waktu lokal.
"Pegula ialah pemain luar biasa. Ia selalu memaksa saya bermain sampai batas kemampuan. Saya berpikir, saya harus berani mengambil risiko dan tetap agresif," ujar Sabalenka dikutip dari CNA.
Ini merupakan kemenangan kedua Sabalenka dari dua pertandingan yang sudah dimainkan dalam Grup Steffi Graf, hasil yang membuat dirinya berada di ambang lolos ke babak semifinal.
BACA JUGA:
Sebelumnya, petenis berkebangsaan Belarusia tersebut menghentikan Jasmine Paolini dari Italia dalam pertandingan pertama dengan skor yang lebih telak 6-3 dan 6-1.
Paolini dipastikan sudah tidak memiliki harapan ke babak semifinal setelah dalam pertandingan terbaru ia kalah melawan juara bertahan Coco Gauff yang tampil dominan dan menutup laga dengan skor 6-3 dan 6-2.
Sabalenka terlebih dahulu mematahkan servis Pegula untuk unggul 4-2. Akan tetapi, Pegula segera membalas dan memperkecil ketertinggalan menjadi 4-5.
Pegula sempat menyelamatkan tiga set point di gim berikutnya, tetapi Sabalenka akhirnya merebut set pembuka melalui pukulan forehand keras dari garis belakang.
Peraih gelar US Open 2025 itu sempat frustrasi setelah membuat 13 unforced error, hampir dua kali lebih banyak dari Pegula, sehingga lawan mampu merebut dua kali break dan menutup set kedua 6-2.
Di set penentuan, Sabalenka kembali goyah dengan beberapa double fault dan kehilangan servis terlebih dahulu.
Namun, ia langsung merespons dengan dua break beruntun berkat pengembalian tajam di dekat garis untuk membangun keunggulan 4-2 yang tak mampu dikejar Pegula.
Sementara itu, Gauff menunjukkan permainan solid untuk menjaga peluangnya bertahan di turnamen. Petenis berusia 21 tahun itu, yang sebelumnya melakukan 17 double fault saat kalah dari Pegula di laga pertama Grup Steffi Graf, kali ini hanya melakukan tiga kesalahan serupa dan tampil dominan melawan unggulan kedelapan Paolini.
Gauff hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk unggul 3-0 di set pertama sebelum Paolini mematahkan tiga break point dalam pertarungan sengit berdurasi sembilan menit guna merebut gim pertamanya.
Paolini sempat membalas dengan satu break, tetapi Gauff mampu memaksanya bertarung lewat reli backhand dan menguasai poin lewat pukulan silang akurat untuk merebut keunggulan 5-3, lalu menutup set pertama dengan servis meyakinkan.
Strategi Gauff yang membuat Paolini terus berlari dari sisi ke sisi lapangan kembali efektif di set kedua. Ia mencatat dua break beruntun dan unggul 5-2 sebelum memastikan kemenangan melalui servis keras yang gagal dikembalikan Paolini.
Kekalahan kedua secara beruntun membuat petenis Italia itu tersingkir dari turnamen.
Di pertandingan terakhir grup nanti, Sabalenka akan menghadapi Gauff. Kedua pemain bakal sama-sama mengincar kemenangan demi lolos melanggeng mulus ke semifinal.