JAKARTA - Luis Enrique yakin Paris Saint-Germain bisa mengakhiri rentetan 15 kemenangan Bayern Munchen yang luar biasa pada laga Liga Champions, Rabu, 5 November 2025, dini hari WIB.
Juara Jerman itu akan bertandang ke ibu kota Perancis untuk menghadapi tim terakhir yang mengalahkan mereka dalam pertandingan kompetitif, dengan PSG menang 2-0 ketika kedua tim bertemu di perempat final Piala Dunia Antarklub 2025 di Atlanta pada Juli lalu.
"Jika kita berbicara tentang hasil dan rentetan 15 pertandingan terakhir mereka, itu luar biasa. Kami tahu betapa sulitnya memenangi tiga atau empat pertandingan berturut-turut. Jika 15 (kemenangan), itu luar biasa. Mereka pantas mendapatkannya."
"Namun, untuk pertandingan besok, akan digelar di Parc des Princes di hadapan para pendukung kami dengan atmosfer yang mereka ciptakan di setiap pertandingan."
BACA JUGA:
"Kami yakin dapat meningkatkan performa kami untuk mencoba mengatasi tekanan mereka. Saya pikir hasilnya akan mirip dengan pertandingan di musim panas (Piala Dunia Antarklub 2025)," ujar Manajer PSG, Luis Enrique, dilansir ESPN.
PSG dan Bayern Munchen memasuki laga keempat fase grup dengan menempati dua posisi teratas klasemen. Tim Perancis itu unggul dalam produktivitas jumlah gol.
Les Parisiens pun tak mau terganggu dengan catatan pertemuan yang mana Bayern Munchen menang dalam empat dari lima perjumpaan, termasuk final Liga Champions 2019/2020.
Satu-satunya kemenangan PSG terjadi di leg pertama perempat final Liga Champions 2020/2021 dengan skor 3-2.
Namun, PSG kini menyandang status juara bertahan Liga Champions dan punya kans besar memperbaiki rekor pertemuan.
"Saya pikir kita bisa menemukan jawabannya besok. Lebih baik kita bicara di lapangan daripada di sini," ujar gelandang PSG, Vitinha.
Harapan Bayern Munchen, juara enam kali Liga Champions, bergantung pada sejauh mana kapten Timnas Inggris, Harry Kane, mampu menambah koleksi 24 golnya untuk klub dan negara sejauh musim ini.
Vitinha pun lebih lanjut mengakui kualitas Kane sebagai predator berbahaya yang bisa memberi luka buat PSG.
"Harry Kane ialah pemain hebat, dia salah satu yang terbaik di dunia. Dia luar biasa. Performanya selama beberapa musim sangat fantastis."
"Dia memulai musim ini dengan gemilang, dengan performa yang luar biasa dan sulit dicapai. Namun, seperti yang kita tahu, Bayern Munchen ialah tim yang kuat dengan banyak pemain bagus seperti Harry Kane," tutur Vitinha.
Sementara itu, kiper veteran Bayern Munchen, Manuel Neuer, juga menyadari ancaman PSG terhadap harapan mereka untuk menang sekaligus kans merusak rekor.
"Kami tidak takut, kami senang bermain melawan PSG. Mereka tim yang kuat secara individu dengan tim pelatih yang bagus. Mereka pantas memenangi Liga Champions."
"Serangan balik mereka berbahaya, begitu pula tembakan jarak jauh mereka. PSG memiliki banyak kualitas. Kami harus bertahan dengan baik dan memanfaatkan situasi ketika kami dapat membahayakan PSG," ujar kiper berusia 39 tahun itu.