<i>Preview</i> Leeds Vs Liverpool: <i>The Whites</i> Terancam Tanpa Raphinha dan Rodrigo, <i>The Reds</i> Siap Tempur
Liverpool Vs Leed pada pertemuan pertama di Anfield (Foto: Liverpoolfc.com)

Bagikan:

JAKARTA - Liverpool akan bertandang ke Elland Road, markas Leeds United, dalam lanjutan Liga Premier, Senin, 19 April. Pada pertemuan pertama di Anfield, The Reds menang 4-3 di hari pembukaan musim liga.

Dalam konferensi pers sebelum pertandingan Sabtu kemarin, pelatih Jurgen Klopp memberikan kabar terkait kondisi skuatnya. The Reds dipastikan tidak memiliki masalah cedera baru.

“Tidak, (tidak ada) yang cedera. Saya hanya memikirkan (tentang pertanyaan itu) karena biasanya selalu ada beberapa (pemain yang cedera), (tetapi) tidak ada yang baru,” kata Klopp dilansir dari laman resmi Liverpool.

Joe Gomez, Jordan Henderson, Joel Matip dan Virgil van Dijk tetap absen. Tapi Klopp memberikan kabar positif tentang perkembangan pemulihan mereka.

“Semua sudah berlatih ringan. Joe juga. Joe berlari dan melakukan semua hal semacam ini, yang jelas ada kemajuan besar setelah semua didera cedera," lanjut pria Jerman itu.

“Dia terlihat baik-baik saja saat berlari, tidak ada reaksi nyata di lututnya. Ini jelas masih membutuhkan waktu, tetapi dia dalam kondisi yang baik. Seperti halnya Virg, Joel dan Hendo.”

Sebaliknya Leeds, masih harus melakukan tes terhadap kebugaran Raphinha. Pemain Brasil ini mengalami cedera saat tim Marcelo Bielsa menang 2-1 di Manchester City akhir pekan lalu.

"Perkembangannya akan kita lihat dalam beberapa hari ke depan," kata pelatih Argentina itu selama konferensi pers pra-pertandingan pada Kamis.

Bielsa juga mengonfirmasi bahwa Leeds sedang mempertimbangkan kondisi striker Rodrigo, yang sedang dalam proses pemulihan dari cedera otot yang didapat pekan lalu. Sementara itu, kapten tim Liam Cooper dipastikan absen menyusul kartu merah yang diperolehnya saat melawan City.

“Mereka memiliki kekuatan ofensif yang bagus,” kata Bielsa tentang The Reds. “Full-back mereka adalah pemain sayap, dan pemain sayap mereka adalah penyerang tengah sepanjang pertandingan.

“Saya pikir mereka adalah tim yang terus-menerus berpikir saat mengalirkan  bola. Mereka tidak berspekulasi, mereka selalu menyerang dan menghabiskan banyak waktu menyerang dan tidak terlalu banyak bertahan.

“Ketika mereka harus bertahan, saya pikir mereka melakukannya dengan baik, dengan mempertimbangkan jumlah energi yang mereka keluarkan saat menyerang. Seperti setiap tim, mereka mengalami pasang surut."