JAKARTA - Bintang Brasil, Neymar, tengah menghadapi masa depan tak pasti di Liga Pro Arab Saudi (Saudi Pro League) bersama Al Hilal.
Kerentanan terhadap cedera jadi alasan Al Hilal hingga kini belum memberi kontrak baru kepada pemain 32 tahun itu, yang kontraknya akan habis pada Juni 2025.
Alhasil, Neymar pun tidak tersedia untuk paru kedua musim ini. Manajer Al Hilal, Jorge Jesus mengungkapkan sang penyerang bebas menentukan masa depannya sendiri.
Dia juga mengonfirmasi bahwa tidak akan mendidaftarkan Neymar untuk paruh kedua musim Liga Pro Arab Saudi.
"Satu-satunya hal yang saya tahu adalah bahwa Neymar tidak terdaftar saat ini. Saya tidak tahu tentang kepentingan lain klub, itu di luar kendali saya."
"Liga Pro Arab Saudi adalah salah satu liga terbaik di dunia. Neymar tidak bisa lagi tampil di level yang biasa kami tunjukkan karena sayangnya keadaan telah menjadi sulit baginya."
"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi dengan masa depan Neymar. Ia masih terikat kontrak dengan Al Hilal."
"Terserah kepadanya untuk memutuskan apa yang akan terjadi selanjutnya. Pada akhirnya, itu akan menjadi keputusan yang harus diambil olehnya dan manajemen tim," kata Jesus setelah Al Hilal mengalahkan tim peringkat terakhir Al Fateh 9-0, Kamis, 16 Januari 2025.
BACA JUGA:
Neymar sempat mengungkapkan keinginannya bereuni dengan mantan rekannya di Barcelona, Lionel Messi dan Luis Suarez.
Namun, Inter Miami melalui Manajer Javier Mascherano menegaskan bahwa tim tidak bisa merekrut Neymar karena aturan pembatasan gaji pemain.
Tiga klub Major League Soccer (MLS) baru-baru ini dikabarkan tertarik mendatangkan penyerang 32 tahun itu.
Selain itu, ada kemungkinan Neymar kembali ke Brasil meski hingga kini belum jelas ke mana tujuannya.
Sementara itu, Al Hilal saat ini sedang berjuang meraih gelar Liga Pro Arab Saudi. Mereka memimpin klasemen dengan 40 poin dan tengah dalam persaingan melawan Al Ittihad dengan koleksi poin sama.