Bagikan:

JAKARTA - Real Madrid harus bekerja keras dan butuh extra time untuk menyingkirkan Celta Vigo di babak 16 besar Copa el Rey. Dalam laga di Stadion Santiago Bernabeu, Jumat, 17 Januari 2025 dini hari WIB, Madrid akhirnya menang 5-2 setelah bermain imbang 2-2 dalam waktu normal sehingga lolos ke perempat final.

Celta Vigo menjadi lawan sulit Madrid. Meski bermain di kandang lawan, Celta mampu merepotkan Kylian Mbappe dkk. Dalam duel itu, Madrid sesungguhnya sudah unggul 2-0. Bahkan, tuan rumah diprediksi memenangkan laga itu.

Namun Celta yang menduduki peringkat 12 di klasemen La Liga Spanyol mampu mengejar ketinggalan saat memasuki menit akhir pertandingan. Bahkan gol Celta yang menyamakan kedudukan menjadi 2-2 tercipta di menit 90 sehingga pertandingan diselesaikan lewat extra time.

Di babak tambahan waktu, Madrid yang menunjukkan dominasi dan mencetak tiga gol. Pemain muda Endrick yang masuk menggantikan Mbappe menjadi bintang kemenangan Madrid. Dirinya mencetak brace yang membawa Los Merengues menang 5-2 dan lolos ke perempat final.

"Laga yang tidak mudah. Kami sesungguhnya sempat yakin menang 2-0 sampai akhirnya kebobolan dua gol. Tetapi ini adalah Madrid dan kami ingin menang meski harus sampai menit terakhir. Kami selalu fight karena ini laga yang berat," kata Endrick seperti dikutip laman klub.

"Laga kian berat saat memasuki extra time karena kami sudah bermain selama 90 menit. Kami harus kembali berlari dan berlari. Namun kami akhirnya bisa mencetak tiga gol dan mengakhiri laga dengan baik," ujar pemain tim nasional Brasil ini

Di laga itu, Madrid sesungguhnya mendominasi permainan. Hanya saja serangan selalu gagal membuahkan hasil. Mbappe akhirnya memecah kebuntuan setelah membobol gawang lawan di menit 37.

Namun gol itu dinilai kontroversial karena sebelum gol itu tercipta, kiper Andriy Lunin melakukan pelanggaran terhadap gelandang Celta Williot Swedberg. Para pemain Celta pun mengangkat tangan meminta penalti.

Namun wasit tidak menggubris dan Mbappe yang mendapatkan bola langsung melakukan solo run untuk mencetak gol. Madrid pun unggul 1-0. Skor itu bertahan hingga babak pertama usai karena tidak ada lagi gol yang tercipta.

Memasuki babak kedua, pasukan Carlo Ancelotti mengambil inisiatif menyerang. Hasilnya pertandingan baru berjalan tiga menit, Madrid sudah memperbesar keunggulan. Mbappe kembali berperan dalam proses terciptanya gol itu. Berawal dari kolaborasi pemain depan timnas Perancis ini dengan Brahim Diaz.

Selanjutnya, Diaz memberikan bola kepada Vinicius Junior untuk dikonversi menjadi gol. Ini merupakan gol pertama Vinicius Jr di tahun 2025 yang menjadikan Madrid unggul 2-0.

Madrid diprediksi menutup laga dengan kemenangan. Namun Celta yang menolak menyerah mampu memperkecil ketinggalan saat Jonathan Bamba mencetak gol di menit 83.

Dalam kedudukan 2-1, pemain muda Madrid Arda Guler berhasil mencetak gol di menit terakhir. Namun gol dianulir karena dia dalam posisi offside.

Sebaliknya, Celta kemudian mendapat hadiah penalti. Peluang bagus itu dituntaskan oleh Marcos Alonso. Skor berubah imbang 2-2 dan bertahan hingga laga usai.

Pertandingan dilanjutkan extra time. Madrid akhirnya mengatasi kebuntuan setelah Endrick mencetak gol di menit 108. Unggul 3-2, Madrid kian agresif menekan lawan. Hasilnya, gelandang Federico Valverde memantapkan keunggulan tuan rumah menjadi 4-2 di menit 112.

Endrick mencetak gol kedua di laga itu untuk menjadikan Madrid unggul 5-2. Gol yang tercipta di menit 19 menjadi yang terakhir dan Madrid yang memenangkan laga itu.