Bagikan:

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, berharap atlet yang lolos ke Olimpiade Paris 2024 sesuai perkiraan.

Sejauh ini tiket Olimpiade buat Indonesia baru dikantongi oleh lima atlet. Kelima nama tersebut masing-masing berasal dari cabang olahraga panjat tebing, panahan, dan senam.

Menpora menjelaskan bahwa kekuatan kontingen Indonesia untuk berangkat ke ajang empat tahun terbesar di dunia tersebut baru bisa terlihat pada kuartal awal tahun 2024.

"Dari perhitungan atlet bisa lebih banyak lagi. Harusnya di kuartal awal 2024 kualifikasi akan diadakan lagi," kata dia dalam konferensi pers Indonesia International Open 2024 di Jakarta, Selasa, 5 Desember 2023.

Lima nama yang sejauh ini sudah memastikan diri lolos ialah Arif Dwi Pangestu (panahan), Diananda Choirunnisa (panahan), Rifda Irfanaluthfi (senam), Desak Made Rita (panjat tebing), dan Rahmad Adi Mulyono (panjat tebing).

Dito mengatakan bahwa kontingen Indonesia kemungkinan besar akan bertambah lagi. Pasalnya, masih ada kualifikasi yang akan diikuti oleh beberapa cabang olahraga potensial.

"Harapannya pasti kami ingin lebih banyak lagi atlet yang tembus Olimpiade (Paris 2024) karena ini masih banyak juga kualifikasi-kualifikasi yang sedang diikuti. Misalnya saja dari atletik, renang, panahan, dan wall climbing, shooting, jadi masih banyak," kata dia.

Indonesia sangat optimistis membuat sejarah pada Olimpiade Paris 2024. Hal ini didasari perhitungan meningkatnya jumlah atlet yang otomatis berdampak ke perolehan medali.

Dalam sejarah Olimpiade, medali terbanyak yang dibawa pulang Indonesia berjumlah enam. Itu terjadi pada Sydney 2000 dan Beijing 2008.

Sementara itu, medali emas terbanyak diraih pada Olimpiade Barcelona 1992. Pada saat itu, Indonesia mengawinkan emas pada tunggal putra dan putri cabang bulu tangkis.