Bagikan:

SURABAYA - Pemain tengah tim nasional Indonesia U-17 Amar Brkic masih harus beradaptasi dengan cuaca panas Indonesia. Meski demikian, ia sudah siap melakoni laga perdana Indonesia melawan Ekuador di Surabaya.

Timnas U-17 menggelar latihan resmi pertama sesuai jadwal FIFA di Lapangan A Komplek Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin, 6 November malam WIB. Meski latihan di malam hari, namun Amar Brkic masih merasakan cuaca yang panas.

Ya, Amar merupakan pemain timnas yang lahir dan besar di Jerman. Ibunya dari Kebumen dan ayahnya dari Bosnia-Herzegovina. Saat ini, dirinya bermain di klub Bundesliga Jerman Hoffenheim.

Ini yang menjadikan dirinya butuh waktu beradaptasi dengan cuaca panas negara tropis seperti Indonesia.  

Di timnas, Amar bisa bermain untuk Jerman, Bosnia dan Indonesia. Namun dirinya memilih membela Merah Putih di level yunior dan kini menjadi bagian dari timnas U-17 yang berlaga di Piala Dunia.

"Latihan pertama di Jakarta sangat sulit buat saya. Setelah latihan, kepala sedikit sakit. Namun kondisi cuaca di Surabaya sedikit lebih panas," kata Amar.

"Jadinya, cuaca Jakarta malah terasa lebih hangat buat saya. Untuk timnas, saya pikir tim akan lebih baik," ujarnya.

Amar  sudah menyatakan kesiapan menghadapi laga perdana melawan Ekuador U-17 dalam laga Grup A di GBT, Jumat, 10 November malam WIB.

Latihan ini sekaligus mengasah proses adaptasi tim di stadion. Mereka kini jadi lebih tahu kondisi cuacanya. Kekompakan tim juga semakin apik selama latihan untuk persiapan pertandingan.

"Saya pikir di tim sangat baik. Begitu pula chemistry sudah terbangun dengan baik. Tidak ada masalah. Untuk pertandingan melawan Ekuador, saya pikir pertahanan dan chemistry kami bisa menghadapi segalanya," ucap Amar.

Sementara, striker Arkhan Kaka mengatakan tim sangat bersemangat menghadapi Ekuador. Menurut dia semua dalam kondisi siap dan tidak ada yang cedera.

Pemain juga mulai mengembalikan kondisi fisik sehingga mereka sudah sepenuhnya siap di laga pertama.

"Latihan berjalan lancar dan baik. Kami, saat ini, mengembalikan kondisi dan mengembalikan fisik, latihan berjalan lancar dan semangat. Kondisi pemain alhamdulillah baik dan sehat. Tidak ada cedera," ujarnya.

Arkhan juga merasa puas dan senang dengan kondisi Lapangan A. Menurut dia dengan lapangan berstandar FIFA memudahkan pemain berlatih. Kondisi kapangan juga menambah semangat pemain.

"Lapangannya bagus dengan standar internasional. Ini menjadikan latihan lebih mudah karena lapangan mendukung. Kami jadi semangat menghadapi Ekuador di laga pertama. Semoga nanti diberi kelancaran dan kemudahan di laga perdana," tuturnya.