Bagikan:

JAKARTA – Tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting tersingkir di babak perempat final Asian Games 2023 Hangzhou. Pebulu tangkis asal Cimahi, Jawa Barat tersebut takluk di tangan wakil Li Shifeng dua gim langsung 13-21, 17-21 dari Li Shifeng, Kamis, 5 Oktober 2023.

"Salah satu pertandingan yang berat sepanjang minggu ini di Asian Games. Kami sering bertemu sebelumnya. Jadi, secara garis besar sudah tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing," kata Anthony.

"Hanya mungkin di minggu ini, lawan sedang percaya diri. Bisa kita lihat dari perjalanan dari beregu sampai hari ini, dia bisa bermain dengan cukup tenang."

Ginting mengaku sudah coba segala cara, dari main menyerang di gim pertama sampai mengubah pola permainan di gim kedua. Dia merasa hal itu sebenarnya cukup berhasil sampai poin 16-16.

"Setelah itu, Shifeng kembali banyak mengubah tempo dan pola permainan. Saya juga mengantisipasi dengan ikut mengubah pola permainan tapi memang yang tadi saya bilang, lawan bisa lebih tenang, tidak seperti di pertemuan-pertemuan sebelumnya," tambah dia.

Kekalahan ini membuat Indonesia tidak punya harapan apa-apa lagi dari nomor tunggal putra. Kini Indonesia tinggal berharap pada tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung yang akan berlaga setelah ini.

Sebelum Anthony, Indonesia sudah terlebih dahulu kehilangan wakil di ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Mereka kalah melawan wakil Chinese Taipei, Lee Yang/Wang Chi-Lin.

Gagalnya perjalanan Fajar/Rian membuat rekor Indonesia selalu merebut medali di nomor ganda putra Asian Games sejak 1962 pun harus berhenti.

Untuk cabor bulu tangkis, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menargetkan tiga emas. Rincian target emas ada di nomor beregu putra, ganda putra, dan tunggal putra.

Namun, kekalahan Anthony otomatis membuat target tersebut dipastikan gagal. Harapan medali emas dari bulu tangkis pun kini tinggal berada Gregoria.