Bagikan:

JAKARTA - Timnas Indonesia menggelar pemusatan latihan gabungan senior dan U-20 di Stadion PTIK, Jakarta, yang dimulai, Senin, 20 Maret. Namun, skuad yang hadir belum lengkap.

Beberapa pemain dari tim Persija Jakarta dan Persib Bandung belum tampak pada latihan perdana ini. Mereka belum dilepas klub karena tenaganya masih dibutuhkan untuk mengarungi kompetisi Liga 1.

Untuk Persija, total ada 12 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan gabungan ini. Hal ini sempat dikeluhkan oleh klub ibukota tersebut.

Persib pun bermasalah dengan pemanggilan pemain-pemainnya. Mark Klok, Ricky Kambuaya, dan Rachmat Irianto akhirnya belum mengikuti pemusatan latihan dan masih membela klubnya pada Senin lawan Dewa United.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yog memahami masalah yang dihadapi pelatih klub. Ia pun tidak mau menyalahkan pihak klub dan memahami masalah yang dihadapi.

"Sebenarnya bukan salah mereka (klub). Persija Jakarta juga rugi dan begitu juga Persib Bandung, dan kita (timnas) juga sama," kata Shin seusai latihan perdana, seperti dikutip dari Antara.

"Jadi sebenarnya gak boleh membuat jadwal liga seperti ini. Apalagi namanya pelatih kalau tidak ada prestasi baik pasti posisinya akan berbahaya dan berisiko," tegasnya.

Sebelumnya, Shin mengaku stres dengan permasalahan pemanggilan pemain yang juga pernah dia rasakan sebelum Piala Asia U-20. Dia meminta Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, untuk menjalin koordinasi yang lebih baik dengan klub.

"Saya minta tolong agar tidak terjadi lagi seperti itu (sulitnya melepas pemain ke timnas), kepada coach Indra (Sjafri), saya minta tolong koordinasi lebih baik lagi ke klub agar saya tidak stress," kata Shin Tae-yong sambil tertawa santai.