Bagikan:

JAKARTA - Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani (KW) tanpa sengaja menghadirkan momen haru usai menang di babak pertama Indonesia Masters 2023. Dengan berderai air mata, Putri menceritakan perjuangannya yang justru jadi motivasi untuk tampil lebih baik di babak 16 besar, Kamis 26 Januari ini.

Pada babak pertama di Istora Senayan, Rabu 25 Januari Putri KW berhasil menang atas wakil Jepang, Aya Ohori. Pertandingan itu berjalan begitu sengit melalui rubber game yang berakhir 21-17, 23-25, 23-21.

Meski harus melewati 87 menit pertandingan dan melawan kekuatan wakil Jepang, Putri KW tampak terus bersemangat dan optimis selama di lapangan. Hal itu rupanya tak lepas dari dukungan keluarga yang hadir langsung di Istora Senayan.

Seusai laga, Putri KW membeberkan bahwa perjuangan panjangnya saat di lapangan dilakukan demi tak mengecewakan semua dukungan yang diberikan padanya. Dengan penuh haru dan mata berkaca-kaca ia juga menyinggung kehadiran sang ayah.

"Saya tidak ingin mengecewakan pendukung yang sudah menonton, juga karena ada papah yang sudah jauh-jauh dari rumah untuk nonton. Saya tidak ingin mengecewakan papa," kata Putri sambil terisak dalam konferensi pers.

Tangisan atlet yang juga anggota Polisi Wanita (Polwan) ini pecah ketika menceritakan perjuangan orang tua untuk mendukungnya karirnya sebagai atlet.

“Saya memang dari kecil sudah sama papa, dari pertama main juga. (Kami) naik motor hujan-hujanan, panas-panasan juga sama papa. Perjuangan saya sama papa," ujar Putri.

"Papa sudah nonton dari kemarin, sampai ambil cuti. Papa datang dari Pamulang untuk kasih dukungan. Tadi ada kakak dan mamanya papa. Kalau kemarin datang berlima sama mama juga dan yang lain," ucap Putri KW.

Kehadiran keluarga untuk memberikan dukungan langsung ini bukan cuma jadi momen yang membuat Putri KW tersentuh dan haru. Sebab itu dijadikannya sebagai bahan bakar untuk memacu motivasinya tampil lebih baik di babak 16 besar hari ini.

“Ini (kehadiran keluarga) buat saya bertekad tampil maksimal. Mereka sudah datang jadi saya juga harus kasih yang terbaik. Sebelumnya cuma sampe 32 besar, tapi besok (hari ini) harus lebih dari itu kalau bisa terus menang sampai finall,” beber Putri KW.

Semangat yang diberikan keluarga begitu berarti bagi Putri KW, sebab pada babak 16 besar ia menantang lawan yang juga lebih tangguh. Kemenangan atas Aya Ohori menghantarkan Putri KW berjumpa dengan unggulan tiga asal Korea Selatan, An Se-young.