Bagikan:

JAKARTA - Pertandingan Grup H antara Portugal dan Uruguay di Piala Dunia 2022 Qatar, Selasa, 29 November, dini hari WIB, diwarnai aksi suporter masuk ke lapangan. Hebohnya lagi, sang penonton "menyerbu" lapangan dengan membawa bendera pelangi di Stadion Lusail.

Momen itu terjadi lima menit memasuki babak kedua. Aksinya membuat pertandingan terpaksa dihentikan sementara.

Penyerbu lapangan itu tak hanya membawa bendera pelangi, tetapi juga juga mengenakan kaos dengan logo Superman, dengan membawa pesan "Selamatkan Ukraina" dan "Hormati Wanita Iran".

Aksinya itu tak berlangsung lama. Dia kemudian dicokok pihak keamanan dan dibawa ke luar lapangan. Sementara wasit Iran Alireza Faghani yang saat itu bertugas, mengambil bendera pelangi yang dibawa sang penyusup dan mengeluarkannya dari lapangan.

Tindakan penyusup lapangan tersebut merupakan protes terbaru di Qatar 2022, di mana hak LGBT sangat dibatasi di negara tuan rumah. Rencana ban lengan OneLove dari tim-tim Eropa langsung mendapat larangan tegas dari FIFA.

Hal itu yang membuat timnas Jerman kemudian memprotes menjelang pertandingan lawan Jepang dengan gerakan menutup mulut.

Selain soal HAM, protes itu juga mengacu pada perang Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung dan demonstrasi lanjutan di Iran terkait hak-hak perempuan.

Pertandingan Portugal dan Uruguay sendiri berlangsung lancar hingga akhir pertandingan. A Selecao memastikan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Uruguay dengan skor 2-0 lewat dua gol Bruno Fernandes.