Bagikan:

JAKARTA — Laga Tottenham Hotspur melawan Marseille di fase grup Liga Champions Eropa musim 2022/2023 pada Kamis, 8 September dini hari, diwarnai aksi saling lempar antarsuporter.

Adegan yang tidak diinginkan di Tottenham Stadium itu dimulai oleh suporter Marseille. Mereka memancing kericuhan dengan melemparkan botol-botol minuman ke pendukung tuan rumah.

Aksi mereka ini lantas meningkat ke perkelahian dengan steward sampai-sampai polisi anti huru hara harus datang untuk menenangkan keadaan.

Potongan video dari bentrokan itu pun beredar luas di media sosial. Dalam rekaman terlihat kedua kelompok suporter bahkan berusaha menerobos pembatas yang memisahkan mereka.

"Adegan jelek di Tottenham Stadium. Dimulai dengan para penggemar Marseille melemparkan beberapa misil ke penggemar Spurs, sebelum meningkat menjadi perkelahian dengan steward," demikian tulis akun Twitter @_walkeran.

Sementara itu, dalam rekaman lain yang dibagikan oleh Declan McCarthy dari TalkSport, memperlihatkan pendukung Marseille menurunkan bendera pelangi saat kericuhan terjadi.

Bendera pelangi yang umumnya disebut bandera gay dan bendera LGBT adalah bagian dari gerakan untuk kesetaraan bagi kaum lesbian, gay, biseksual dan transgender. Simbol pelangi ini sudah diakui secara internasional.

"Adegan jelek di stadion Tottenham. Perkelahian, suar dan misil dilemparkan dari para penggemar tamu. Ultras Marseille menurunkan bendera pelangi Tottenham di pojok lapangan. Menjijikkan untuk dilihat," tulis McCarthy.

Kejadian ini membuat Spurs dan Marseille terancam menghadapi tuduhan UEFA karena gagal mengendalikan penonton setelah adegan buruk itu.

Adapun laga ini berhasil dimenangi oleh Spurs yang bertindak sebagai tuan rumah. Mereka sukses membungkam tamu mereka yang bermain dengan sepuluh pemain di awal babak kedua dengan skor 2-0.

Kedua gol kemenangan bagi The Lilywhite itu diborong oleh Richarlison. Tottenham selanjutnya akan menghadapi Sporting Lisbon di matchday kedua yang berlangsung pada Selasa, 13 September malam pekan depan.