Bagikan:

JAKARTA - Penyanyi pop kenamaan dunia, Ariana Grande, baru-baru ini menyuarakan kekesalannya terhadap para penjual tiket gelap alias calo yang telah merugikan banyak penggemar setia.

Hal ini terjadi setelah tiket untuk tur konsernya, Eternal Sunshine Tour 2026, ludes dalam sekejap. Namun kemudian, bermunculan pihak-pihak yang kembali menjual tiket dengan harga selangit.

Melalui unggahan Instagram Story, Grande mengungkapkan kekhawatirannya. Ia mengaku terganggu dengan ulah para calo yang mengambil untung dari para penggemar.

"Hai para bidadariku, aku sudah berada di lokasi syuting sepanjang minggu, tetapi aku ingin memberitahu kalian bahwa apa yang terjadi dengan penjualan tiket kembali (oleh calo) telah menjadi perhatianku dan tentu saja aku sangat terganggu karenanya," tulis Grande, mengutip keterangan unggahan, Selasa, 16 September.

Ia menambahkan, timnya terus berupaya mencari solusi agar tiket-tiket tersebut kembali ke tangan penggemar.

"Saya selalu menelepon setiap detik waktu luang saya untuk memperjuangkan solusi. Saya mendengarkan kalian dan semoga kita bisa mendapatkan lebih banyak tiket ini ke tangan kalian, bukan ke tangan mereka. Ini tidak benar," lanjut penyanyi 32 tahun itu.

Pelantun “One Last Time” itu juga memastikan bahwa dirinya dan tim sangat peduli dengan situasi ini. Ia berjanji akan melakukan yang terbaik untuk mengatasi masalah tersebut.

"Saya hanya ingin kalian tahu bahwa tim saya dan saya melihatnya dan saya sangat peduli dan kami akan melakukan dan sedang melakukan semua yang kami bisa,” uhar Grande.

“Saya sangat mencintai kalian dan terima kasih atas kesabaran dan pengertian Anda," imbuhnya.

Sebagai informasi, Eternal Sunshine Tour 2026 dijadwalkan untuk singgah di 36 kota di Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris Raya.

Tur ini dimulai pada 6 Juni 2026 di Oakland, California, dan berakhir pada 6 Agustus di London, Inggris.

Konser ini merupakan bagian dari promosi album studio ketujuhnya, “Eternal Sunshine”, yang berhasil menduduki puncak tangga lagu Billboard 200.